Olahraga

Cari Pelatih Fisik Tak Seperti Beli Kacang Bagi Persebaya

Surabaya (beritajatim.com) – Kegagalan Persebaya meraih kemenangan di tiga pertandingan leg pertama shoppe liga 1 menjadi pukulan berat bagi tim Bajol Ijo. Bahkan di laga terakhir melawan PSIS Semarang yang hanya menuai hasil imbang, Persebaya terpaksa melepas satu kepelatihan, yakni pelatih fisik, Rudi Eka Priambada.

Djajang Nurjaman head coach Persebaya menjelaskan bahwa fungsional pelatih fisik dalam setiap tim profesional sangat diperlukan.  Merujuk ke klub kasta tertinggi di Eropa, setiap satu tim ada tiga atau empat pelatih fisik di dalam bagan kepelatihan.

“Pelatih fisik itu perannya sangat dibutuhkan, jadi semua klub liga satu pasti butuh apalagi kalau kita mengacu pada Eropa,” ucap Djanur.

Mantan pelatih Persib Bandung menceritakan pengalamannya saat melakukan presentasi dan kebetulan menjadi bagian dari Inter Milan. Asisten teknik di dalam satu tim ada 4 orang, pelatih fisik ada 4 orang.

“Pelatih fisik dan teknik bisa sampai empat orang dalam satu tim, itu luar biasanya, maka kalau ditanya penting tidak ada pelatih fisik, saya jawab penting,” imbuhnya.

Dengan keterkaitan itu, Djanur diminta kembali oleh manajemen untuk memberikan masukan akan sosok pelatih fisik baru. Namun ia belum menemukan. Terlebih baginya, mencari pelatih tidak semudah membeli kacang. Harus dipilih sosok yang tepat. Jika pun sosok itu ditemukan, mereka belum tentu mau direkrut.

“Manajemen sudah mencari, tidak ada pilihan lain. Kita juga sudah menghubungi seluruh pelatih fisik di Indonesia. Mereka rata- rata mau tapi tidak bisa meninggalkan tim mereka. Tapi tidak mungkin saya katakan saya angkat tangan,” tutup Djanur. [way/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar