Olahraga

Bupati Anas Dapat Pesan dari Komentator Bola

Banyuwangi (beritajatim.com) – Ophan Lamara atau yang kerap disapa Bung Ophan datang ke Banyuwangi. Kedatangannya di Bumi Blambangan dalam rangka melakukan pertandingan persahabatan sepak bola antara Persewangi Legend vs Amazing FC yang dibelanya.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Diponegoro itu, Laskar Blambangan menang 2-1. Ophan bermain penuh, meski di menit-menit akhir pria yang kerap tampil di beberapa stasiun tv itu digantikan oleh pemain lain.

Saat jeda istirahatnya, Ophan menyapa pengawas pertandingan dan berbincang santai. Saat itu, dia mendapat informasi banyak mengenai kiprah tim kebanggaan warga Kota Gandrung itu.

“Pertama main di sini cukup seneng ya, karena antusiasme penonton dan suporter di sini luar biasa. Mereka tak berhenti dan tak capek bernyanyi sepanjang pertandingan,”

“Kalau melihat seperti ini, antusiasme kayak gini tidak disambut dengan pemerintah daerah sayang. Di sini punya Persewangi,” kata Ophan, Sabtu (19/1/2019).

Bahkan, Ophan juga memberikan suntikan masukan kepada pemerintah daerah mengenai sepak bola. “Banyuwangi sudah mendunia, pariwisatanya, pemerintahannya, tapi sayang kalau Bupatinya tidak peduli dengan sepak bola,”

“Di sini sudah ada penerbangan langsung ke luar negeri, sudah banyak wisatawan malaysia yang ke sini. Ditambah hotel juga sangat baik. Ini sudah bagus tinggal connect saja dengan festival yang berlangsung di sini,” ungkapnya.

Terlebih, lanjut Ophan, fasilitas dan kondisi stadion sudah cukup memadai untuk pertandingan besar. “Stadion tinggal poles sedikit sudah bisa untuk menggelar pertandingan liga 1,” tambahnya.

Sepak bola, juga bisa jadi tontonan yang menarik bagi warga. Bahkan, mampu menggeliatkan ekonomi warga seperti apa yang sudah dilakukan Banyuwangi.

“Nantinya, ini juga bisa memberi dampak ekonomi rakyat, bisa jadi wisata baru. Dampaknya destinasi wisata juga makin dikenal, hiburan yang paling murah adalah ya sepak bola. Kalau pemerintah tak memberikan suguhan sayang ya,” imbuhnya.

Tahun ini, Persewangi Banyuwangi turun kasta di Liga Nusantara. Lebih parah lagi, terakhir Tim Laskar Blambangan mendapat skors tiga tahun dilarang beraktivitas karena melakoni tiga kali Walk Out (WO) di laga resmi. [rin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar