Olahraga

Bonek Sarankan Pemain Persebaya Sowan ke Karanggayam

Aksi Bonek mendukung Persebaya (foto koleksi pribadi Husin)

Surabaya (beritajatim.com) – Belum membaiknya performa Persebaya Surabaya dalam enam laga terakhir di semua kompetisi membuat Bonek gerah. Kerusuhan yang terjadi pada pengujung pertandingan Persebaya melawan Madura United di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (19/6/2019), adalah manifestasi kekecewaan Bonek.

Hasan Tiro, salah satu Bonek di Tribun Timur, mengatakan, aksi tersebut sebenarnya adalah cara penyampaian aspirasi ke manajemen secara langsung. “Saya pikir manajemen harus ada perubahan total, karena secara tidak langsung berimbas kepada Persebaya,” katanya, Kamis (20/6/2019).

Hasan mengatakan, aksi tersebut sudah dikoordinasikan oleh elemen semua tribun mulai dari timur, utara, selatan, dan Gate 21. Ia menyarankan agar Persebaya memperbaiki mentalitas pemain. “Sekali-sekali para pemain sowan ke Karanggayam biar tahu bagaimana nama besar Persebaya,” katanya merujuk pada Wisma Persebaya di Jalan Karanggayam Nomor 1 yang sudah lama tak menjadi markas klub.

Hasan mendesak manajemen Persebaya melobi Pemerintah Kota Surabaya agar para pemain bisa kembali ke Karanggayam. Wisma Persebaya dianggap sebagai simbol spirit dan perjuangan Persebaya.

Senada, Husin Ghozali dari Green Nord27 mengungkapkan kekecewaan terhadap manajemen dan ofisial. “Mereka tak kunjung melakukan perbaikan segala lini, dan Persebaya tak kunjung meraih kemenangan. Akhirnya kami bersepakat semua tribun untuk membuat aksi tersebut,” katanya.

Husin menyebut aksi itu sebagai terapi kejut kepada manajemen Persebaya. “Kami Sudah jangan melihat situasi tim seperti ini. Jika tak kunjung ada perbaikan konkret, sikap kami jelas, silakan angkat kaki atau kami akan beraksi kembali,” katanya.

Husin mengatakan, sejak Liga 1 belum digelar, Bonek sudah mengingatkan agar Persebaya berbenah dan membentuk tim yang solid dengan karakter Suroboyo. “Tapi kritikan kami selalu dianggap angin lalu. Solusinya evaluasi total kapada seluruh pemangku jabatan dan seluruh tim. Siapa yang bekerja dan bermain dengan tidak sepenuh hati di Persebaya, silakan out,” katanya. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar