Olahraga

Beto Dekati Posisi Top Skor Liga 1

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebiji gol penalti Alberto Goncalves ke gawang Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (5/10/2019) malam, membuatnya mampu menyamai raihan gol penyerang Persija Jakarta, Marco Simic.

Saat ini keduanya tercatat sudah mengoleksi sebanyak 13 gol hingga memasuki pekan ke-22 kompetisi tertinggi sepakbola tanah air, sekaligus membuat dirinya menempati posisi runner up pencetak gol terbanyak bersama Marco Simic di posisi top skor sementara.

Bahkan penyerang bernomor punggung 80 dalam skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab juga berhasil menyalip raihan gol predator PS TIRA Persikabo, Ciro Henrique (12 gol) dan Makan Konate dari Arema FC. Dengan sumbangan 11 gol bersama penyerang Kalteng Putra, Titus Bonai dan Yavhen Bokhasvhvilli (PSS Sleman).

Kondisi tersebut membuatnya semakin mendekati target pribadi pemain naturalisasi asal Brasil dalam mencetak gol, yakni sebanyak 20 gol untuk setiap musim kompetisi. Namun demikian, tidak terlalu memikirkan status sebagai top skor kompetisi.

Memang pada awal kompetisi, Beto (sapaan akrab Alberto Goncalves) belum mampu menunjukkan performa terbaik sebagai sosok predator mematikan. Namun di beberapa laga terakhir, ia justru tampil memakau dan mulai menjadi ancaman bagi para pemaian bertahan lawan.

Namun Beto menyampaikan target tersebut bukanlah bagian dari ambisi dirinya untuk mengejar predikat sebagai top skor. “Selama berkarir di Indonesia, target kami bukan top skor liga. Tapi kami harus mencetak sebanyak 20 gol dalam satu musim sebagai target pribadi. Hal itu sudah kami lakukan sejak masih bersama Persipura. Sekarang target tetap sama, 20 gol,” kata Beto, beberapa waktu lalu.

Terlebih saat ini, ia mendapat duet mempuni di sektor depan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. Sebut saja Aleksandar Rakic, Andik Vermansyah, Greg Nwokolo dan beberapa pemain lain. “Kami senang di sini, semua pemain saling membantu untuk meraih hasil maksimal. Semua pemain disini kompak demi tim, kami yakin bersama mereka bisa merealisasikan target pribadi. Ada Andik, Rakic, Greg dan semua pemain saling membantu dan bekerjasama,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga sangat optimistis bisa merealisasikan ambisi pribadi sekalipun usianya sudah tidak muda lagi, yakni memasuki usia 38 tahun. Namun Beto justru memiliki trik tersendiri dalam menjaga kondisi dan stamina dalam mengarungi jadwal kompetisi.

Ia juga tidak mau kalah dengan para pemain muda dalam urusan performa dan stamina yang dimilikinya. “Banyak pemain di usia 20 sudah kram dan sebagainya, kenapa kami tidak. Sebab kami bisa mengatur waktu latihan dan istirahat,” jelasnya.

“Saat ini usia kami sudah 38 tahun, semua bilang sudah tidak muda lagi khususnya sebagai seorang pesepakbola profesional. Tapi kami secara pribadi masih siap untuk bersaing,” ujarnya.

Tidak hanya di level klub, pemain yang kerap ditempatkan sebagai second striker tersebut juga menunjukkan kualitas dirinya sebagai seorang striker saat mengenakan jersey Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Bahkan ia juga diplot sebagai salah satu pemain penting dalam skuad yang dibina Sinon McMenemy bersama Timnas Garuda. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar