Olahraga

Arema FC Bakal Patuh Dengan Perintah Terakhir Edy Rahmayadi

Edy Rahmayadi Gubernur Sumut mantan Ketua Umum PSSI

Malang (beritajatim.com) – Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan manajemen Arema FC bakal patuh dengan pesan terakhir Edy Rahmayadi setelah mengundurkan diri sebagai ketua umum PSSI dalam Kongres Tahunan, di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2018).

“Pesan dia semua harus kompak jangan berkhianat. Kami optimis Pak Edi meski tidak berada lagi di tubuh PSSI, namun hati dan pikirannya akan turut membantu PSSI untuk baik dan maju,” kata Sudarmaji.

Menurutnya, Arema FC menyatakan salut dan hormat atas segala dedikasinya. Bahkan, manajemen Arema FC mengaku sosok Edy Rahmayadi sebagai inspirator anggota PSSI agar kompak menjaga regulasi dan statuta.

“Pak Edy memberikan inspirasi kepada Arema khususnya sebagai anggota PSSI agar menjaga kekompakan dan patuh kepada regulasi dan statuta. Karena dengan modal demikian PSSI menjadi tegak,” papar Sudarmaji.

Sudarmaji mengungkapkan, dimasa kepemimpinan Edy Rahmayadi PSSI menjadi induk olahraga sepak bola revolusioner. Menurutnya, banyak program yang digagas Edy Rahmayadi demi kepentingan sepak bola Indonesia.

“Kita harus obyektif menilai yang sebagian besar publik tidak tahu. Tahun 2018 berdasar laporan PSSI ada 130 program, 54 diantaranya telah berjalan dan 30 diantaranya berjalan sesuai target, 9 program sedang berjalan dan 23 program berjalan tahun 2019. Program itu meliputi bidang organisasi, pengembangan sepakbola, kompetisi, aktifitas bisnis dan Timnas,” tandasnya.

Edy Rahmayadi menjadi Ketum PSSI sejak 2016 silam. Sejatinya, ia akan menjabat sebagai Ketum PSSI hingga 2020. Keputusan Edy mundur ditenggarai karena desakan dari publik pecinta sepak bola tanah air karena rangkap jabatan. (Luc)

Apa Reaksi Anda?

Komentar