Olahraga

AQ: Semua Posisi Dapat Tantangan Lawan Cilegon

Pamekasan (beritajatim.com) – Presiden Madura United FC, Achsanul Qosasi menyampaikan rasa terima kasih kepada skuad Cilegon United yang dinilai memberikan pelajaran berarti bagi skuadnya yang dihuni para pemain baru.

Terlebih sekalipun berstatus sebagai tim bertabur bintang, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab hanya mampu lolos ke fase 16 besar Piala Indonesia dengan agregat 3-1 menghadapi tim kasta kedua Liga Indonesia, Cilegon United.

Agregat tersebut berkat hasil kemenangan 2 gol tanpa balas pada laga leg pertama Babak 32 Besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Selasa (29/1/2019) lalu. Serta bermain imbang 1-1 pada leg kedua di Stadion Krakatau Cilegon, Rabu (6/2/2019) kemarin.

“Terima kasih Cilegon (United), kami mendapat ujian yang lengkap. Semua posisi mendapat tantangan, ini ujian yang bagus,” kata Presiden Madura United FC, Achsanul Qosasi, dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) pribadinya, Kamis (7/2/2019).

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas sambutan positif yang diberikan kepada timnya. Termasuk bagi kalangan suporter Madura Bersatu. “Kami lolos (babak 16 besar) dengan nilai tidak sempurna, kami disambut baik oleh Cilegon,” ungkapnya.

Pada fase yang menerapkan sistem kandang tandang (home and away), Greg Nwokolo dan kawan-kawan terlihat belum nyetel dan selalu tampak membuang sejumlah peluang emas yang mereka miliki. Baik saat bermain di kandang maupun tandang.

Apalagi pada leg kedua menghadapi tuan rumah Cilegon United, tim binaan Dejan Antonic justru tertinggal lebih awal berkat gol Dedy Cahyono Putro yang dicetak pada menit 43′. Namun akhirnya disamakan oleh gol Greg Nwokolo pada menit 53′. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar