Olahraga

Persebaya Surabaya

Antisipasi Cedera Pemain, Ini yang Dilakukan Djanur

Surabaya (beritajatim.com) – Untuk menjaga konsistensi kemenangan di kandang dan mengurangi cedera pemain, pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman atau Djanur harus menyusun menu latihan dengan cermat.

Dengan jeda dua hari menjelang pertandingan, menu latihan ringan yang selalu dilahap Ruben Sanadi dkk. Menghadapi Barito Putera, Selasa 9 Juli 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, tim berjuluk Bajul Ijo ini juga hanya latihan ringan.

“Enggak juga, namanya juga recovery trainning, ini saja latihan yang tidak main. Yang main hanya joging 10 menit setelah itu bebas,” ujar Djanur, Senin (8/7/2019).

Pelatih 60 tahun itu mengaku tidak membebani latihan berat. Para pemain diberi kebebasan pijat dan pemanasan ringan. Djanur sadar dengan latihan game berat justru akan membuat pemain rawan cedera.

“Itu untuk menyiasati dan menghindari kelelahan, mengingat setiap tiga hari ada pertandingan. Kalau dikasih latihan lagi pasti berat mereka,” bebernya.

Selain itu, Djanur menyebut, memasukkan menu yacuzzi untuk mengembalikan stamina pemain. Menu ini berlaku setiap hari. “Jadi ada aktifitas dalam menyiasati kelelahan dengan itu. Hampir setiap hari ada program itu,” ungkapnya.

Dalam latihan jelang laga lawan Barito Putera itu, hanya Hansamu Yama dan Osvaldo Haay yang tidak terlihat. Hansamu masih menjalani perawatan cedera pinggangnya, sedangkan Osvaldo masih dalam perjalanan menuju Surabaya. “Hansamu belum bisa latihan masih terasa sakit di pinggang. Dia butuh penanganan dan masih terapi,” tandasnya.[way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar