Olahraga

Andik Berlabuh ke Bhayangkara FC, Orang Tua Berikan Doa Terbaik

Kediaman Andik Vermansyah di Kawasan Klampis Surabaya tampak sepi

Surabaya (beritajatim.com) – Keputusan Andi Vermansyah berlabuh ke Bhayangkara FC memang mengejutkan semua pihak, salah satunya para suporter fanatik Andik selama di Persebaya.

Di akun sosial media Andik pun di cerca menjadi sasaran empuh kemarahan Bonek yang menilai mantan pemain Selangor FC ini tak loyal berlabuh ke tim Bajul Ijo. Namun beruntung tragedi pemasangan spanduk seperti yang dilakukan Bonek saat Evan Dimas bergaung dengan Persija Jakarta tidak terjadi.

Reporter beritajatim.com sengaja mendatangi rumah keluarga Andik di kawasan Klampis Surabaya, Jumat pagi (31/1/2020), justru nampak sepi. Hanya ada orang tua dan saudara Andik. “Tidak terjadi apa-apa di rumah. Tadi malam juga tidak ada apa-apa,” kata ibunda Andik, Jumiah.

Jumiah mengatakan, Andik sudah terbang ke Jakarta tiga hari yang lalu. Namun saat berangkat Andik belum berbicara ke orang tua ke klub mana dia akan berlabuh. Bahkan hingga kemarin siang, Andik belum berkomunikasi lagi dengan kedua orang tuanya.

“Andik tidak pernah bilang mau gabung dengan klub mana. Kalau sudah deal biasanya dia baru ngomong. Dia hanya minta doa saja. Sampe sekarang juga belum kasih tahu saya. Biasanya malam baru kasih kabar lewat telepon,” kata Jumiah.

Jumiah memang berharap Andik tetap bermain di Indonesia, meski sebenarnya ada tawaran dari tim luar negeri. Saat tahu Andik bergabung dengan Bhayangkara FC pun, kedua orang tua mantan pemain Madura United itu mengharapkan yang terbaik bagi Andik.

“Kami sebagai orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik buat Andik. Kami hanya bisa kasih semangat untuk dia,” tambah ayahanda Andik, Saman.

Soal banyaknya komentar negatif di sosial media, kedua orang tua Andik tak mau ambil pusing. Jumiah dan Saman pun mengaku sudah biasa dan memilih diam. “Hal yang wajar. Namanya juga orang kecewa. Selama tidak main fisik,” tandas Saman. [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar