Olahraga

Kalahkan PSIS Semarang 3-0

Akhirnya, Madura United Sukses Amankan Poin di Kandang

Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC sukses mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 3-0 pada laga pekan ke-16 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Sabtu (24/8/2019) petang.

Bermain imbang tanpa gol pada interval pertama, Laskar Sape Kerrab langsung tancap gas dan tampil agresif sejak wasit meniup peluit kick off babak kedua. Mereka tampil menekan dan mengepung barisan pertahanan Mahesa Jenar.

Hanya saja, tim tamu justru tampil solid dan disiplin guna mengamankan gawang mereka yang dikawal Joko Ribowo dari kebobolan. Beberapa peluang yang dihasilkan Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan, selalu mampu dimentahkan oleh barisan pertahanan Semarang.

Lepas dari 10′ menit pertama, pemain tuan rumah mulai memainkan ritme dengan menerapkan satu dua sentuhan. Prassing ketat yang ditetapkan pemain PSIS mulai melanggar hingga membuat tim tuan rumah nyaman menggulirkan bola antar lini.

Bahkan memasuki menit 59′, Al-Fath Fatier yang diplot sebagai winger sukses memecah kebuntuan dan merobek jala gawang Joko Ribowo. Gol pemain yang berposisi asli sebagai bek sayap sukses meneruskan umpan datar Slamet Nurcahyo dari sektor kanan pertahanan lawan. Madura United 1-0 PSIS Semarang.

Unggul satu gol tak membuat Madura tenang, mereka masih dihantui hasil minor di beberapa laga terakhir. Mereka terus bermain disiplin dengan menerapkan permainan satu dua sentuhan, sementara PSIS mencoba mengejar ketertinggalan dengan menerapkan serangan balik ketika berhasil merampas bola dari kaki pemain Madura.

Beruntung duet Fachruddin Aryanto dan Fandry Imbiri tampil sigap dan disiplin meredam agresifitas pemain binaan Bambang Nurdiansyah, sekalipun para gelandang harus turun membantu pertahanan guna mengawal gawang Satria Tama Hardianto agar tidak kebobolan.

Memasuki menit 71′, seisi tribun Gelora Madura kembali bersorak girang pasca David Laly sukses menggandakan keunggulan tim tuan rumah meneruskan umpan gelandang lainnya, Syahrian Abimanyu. Gol tersebut membuat Madura United kembali unggul 2-0 atas tim tamu.

Bahkan 5′ menit berselang, tercatat sebanyak 822 suporter kembali bergemuruh setelah bek PSIS Semarang, Patrick Mota gagal mengantisipasi bola pantul dan justru merobek jala gawang sendiri yang dikawal Joko Ribowo pada menit 76′. Madura United 3-0 PSIS Semarang.

Unggul tiga gol membuat sang juru taktik mulai melakukan rotasi, Slamet Nurcahyo ditarik keluar digantikan Guntur Ariyadi yang notabene memiliki karakter bertahan. Termasuk Al-Fath Fatier yang juga ditarik digantikan Gufroni Al-Ma’ruf, serta David Laly digantikan Engelberd Sani.

Hanya saja pergantian tersebut tidak membuat pemain Madura United bertahan, mereka justru tampil menyerang dan semakin percaya diri menerapkan permainan terbuka. Beberapa peluang sempat mereka hasilkan, sayang belum bisa dikonversi gol.

PSIS sempat mendapat harapan pada babak tambahan waktu, serangan balik berbahaya mampu merepotkan sektor kanan barisan pertahanan tim tuan rumah. Sayang peluang tersebut hanya mengenai jaring sisi kanan gawang yang dikawal Satria Tama. Skor pun tetap bertahan 3-0 untuk kemenangan Madura United atas PSIS Semarang. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar