Olahraga

Soal Abduh Lestaluhu

Aji Santoso Kecewa Sikap Persikabo 1973

Pelatih Persebaya Aji Santoso. (Foto: Wahyu Jimbot/ BJT)

Surabaya (beritajatim.com) – Perseteruan antara Persebaya dengan Persikabo 1973 kian memuncak. Usai melaunching Abduh Lestaluhu sebagai pemainnya, pelatih Persebaya Aji Santoso tersulut atas tindakan Pesikabo 1973.

Terlebih sebelumnya Aji Santoso kecewa dengan ucapan salah satu pengurus yang mengatakan Persebaya tidak ada etika. “Saya baca di media sosial ada salah satu pengurus yang menyampaikan bahwa Persebaya tidak punya etika karena mengambil Abduh. Saya sedikit tersinggung, jujur saja karena saya bagian dari Persebaya,” kata Aji Santoso, Selasa (25/2/2020)

Aji menegaskan, sebelumnya Persebaya mendekati Abduh dengan cara yang benar, pemain asal Ambon ini telah selesai kontrak dengan Persikabo 1973. Bahkan manajemen sudah melakukan prosedur secara profesional.

Sikap profesional yang diungkapkan Aji Santoso itu merujuk kepada pernyataan dari pengurus Persikabo 1973 yang mengatakan Persebaya tidak ada komunikasi dengan pengurus sebelumnya.

“Abduh dan Angga kontraknya sudah selesai tidak perlu lagi telepon-telepon minta izin. Itu yang namanya era profesional,” lanjut Aji Santoso.

“Sekarang seperti Persija mengambil Osvaldo apakah telepon Persebaya, Ruben Sanadi diambil Bhayangkara? No, tidak ada. Karena kontrak mereka sudah habis itu, namanya profrsional,” tegasnya. [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar