Kamis, 15 Nopember 2018

Sisi-Sisi Lain Kemenangan Persebaya Atas Persib

Senin, 22 Oktober 2018 23:54:14 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Sisi-Sisi Lain Kemenangan Persebaya Atas Persib

Surabaya (beritajatim.com) - Kemenangan telak Persebaya atas Persib Bandung 4-1 (2-1) pada pekan ke-26 Liga 1, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (20/10/2018), di luar dugaan banyak orang. Kemenangan tersebut mengamankan Persebaya dari zona merah degradasi.

Di luar catatan empat gol yang dicetak Irfan Jaya, Fandi Eko Utomo, dan Osvaldo Haay, ada sejumlah sisi lain yang memaknai kemenangan tersebut. Berikut catatannya:

1. Ini kekalahan terbesar yang dialami Persib dalam Liga 1 musim 2018. Di sisi lain, kemenangan ini merupakan revans Persebaya atas kekalahan 3-4 di Gelora Bung Tomo pada putaran pertama.

2. Persebaya dua kali menang besar di kandang lawan. Sebelumnya, di putaran pertama, Persebaya juga menang dengan skor 4-1 atas PS Tira di Bantul, Jogjakarta. Saat itu Persebaya masih dilatih Alfredo Vera.

3. Gol Irfan Jaya adalah gol pertama Persebaya yang dicetak melalui penalti. Sebelumnya, saat menjamu Sriwijaya FC di putaran pertama, Persebaya mendapat hadiah penalti namun gagal dimanfaatkan David da Silva.

4. Osvaldo Haay, Irfan Jaya, Oktavianus Fernando tak pernah diturunkan bersama-sama sebagai trisula lini depan Persebaya dalam formasi 4-3-3. 

5. Fandi Eko Utomo adalah pemain Persebaya paling produktif saat berhadapan dengan Persib Bandung musim ini, dengan mencetak 3 gol (salah satu gol di Gelora Bung Tomo)

6. Selama 26 pekan Liga 1, Persebaya sudah kebobolan 13 gol dari skema bola mati atau 33 persen dari total gol yang masuk ke gawang. Terbanyak dari tendangan bebas, yakni enam gol.

7. Persebaya menjadi tim paling produktif di Liga 1 hingga pekan ke-26 dengan 42 gol. Kinerja lini depan tak diimbangi lini belakang yang sudah kebobolan 39 gol. Pertahanan Persebaya terburuk keenam dari 18 klub, di bawah PS Tira (kebobolan 48 gol), Mitra Kukar (46), PSMS (45), Sriwijaya (43), Barito Putra (40).

8. Pelatih Djajang Nurjaman mencetak rekor hasil enam pertandingan awal yang relatif identik dengan Alfredo Vera saat sama-sama menangani Persebaya. Djajang mencatat 2 kemenangan, 1 seri, 3 kalah, 11 gol memasukkan, 9 gol kemasukan, total 7 poin. Sementara Vera mencatatkan 2 kemenangan, 2 seri, 2 kalah, 9 gol memasukkan, 8 gol kemasukan, total 8 poin. [wir/suf]

Tag : persebaya

Komentar

?>