Minggu, 19 Agustus 2018

Ribuan Aremania Antar Jenazah Dhimas ke Peristirahatan Terakhir

Rabu, 18 April 2018 21:52:30 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Ribuan Aremania Antar Jenazah Dhimas ke Peristirahatan Terakhir

Malang (beritajatim.com) - Jenazah Dhimas Duha Imron (17) korban kerusuhan suporter dengan keamanan di Stadion Kanjuruhan, saat laga Arema FC kontra Persib Bandung, Minggu (15/4/2018) dimakamkan di TPU Janti, Sukun, Kota Malang pada Rabu malam (18/4/2018).

Dhimas merupakan pelajar kelas 10 SMK Negeri 1 Kota Malang, ia warga Jalan Kepuh, Sukun, Kota Malang. Ribuan Aremania mengantar jenazah Dhimas menuju peristirahatan terakhir.

Dhimas meninggal sekira pukul 16.00 WIB. Nyawa Dhimas tidak tertolong saat mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang. Setelah dibawa ke rumah duka, jenazah langsung dimakamkan.

"Kita sedang dalam keadaan berduka. Kita ucapkan duka yang mendalam untuk keluarga yang ditinggalkan. Semoga segala amal kebaikan diterima oleh Allah SWT," kata Gilang salah satu Aremania yang hadir di pemakaman.

Korban meninggal akibat luka lebam di leher dan tangan. Saat kerusuhan antara Aremania dan keamanan pecah, Dhimas berupaya menyelamatkan diri. Tembakan gas air mata membuat suporter panik, saat Dhimas terjatuh dirinya terinjak-injak rekan Aremania lainnya.

"Sempat cerita sesak dan pusing. Leher dan tangannya sakit. Di stadion tidak mau mendapat perawatan medis, maunya langsung pulang. Dia cerita, terinjak-injak saat kerusuhan terjadi," ujar Nurrosidin tetangga korban. [luc/suf]

Tag : arema fc

Komentar

?>