Jum'at, 25 Mei 2018

Ambisi Sikat Persijap Jepara, PSMP Boyong Semua Pemain

Rabu, 11 April 2018 19:55:37 WIB
Reporter : Misti P.
Ambisi Sikat Persijap Jepara, PSMP Boyong Semua Pemain

Mojokerto (beritajatim.com) - Tim PS Mojokerto Putra (PSMP)  berambisi melibas Persijap Jepara dalam laga uji coba yang akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jum'at (13/4/2018). Untuk itu, seluruh pemain tim berjuluk The Laskar Mojopahit (The Lasmojo) di boyong ke jepara. 

Target tersebut sekaligus dijadikan modal awal dalam mengangkat mental Mujib Ridwan dkk sebelum melakoni beratnya persaingan di kompetisi Liga 2 PT Liga Indonesia Baru (LIB). Seluruh pemain pun diboyong guna memberikan banyak opsi kepada tim pelatih dalam mempersiapkan komposisi tim yang terbaik.

"Kita bawa semua pemain ke Jepara. Meski hanya laga eksebhisi, bukan berarti tidak ada target yang dibebankan manajemen kepada tim. Pasalnya, manajemen sudah bertekad dan berkomitmen untuk terus mengarungi kompetisi," ungkap Pelatih PSMP, Jamal Yastro, Rabu (11/4/2018).

Meski PSMP dilanda kekosongan kursi manajer. Kekosongan itu bahkan bukan menjadi persoalan serius ketika tim yang terbentuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan misi klub. Tantangan yang diberikan manajemen Persijap juga memberikan kesempatan baru bagi pemain dalam menunjukkan eksistensinya setelah sebulan tanpa pertandingan.

"Selama ini, anak-anak sudah berlatih dengan baik. Meskipun sempat ada kegelisahan, tapi persoalan itu sudah teratasi dan semangat anak-anak sudah kembali normal," katanya.

Terkait strategi, Jamal mengaku tidak ada hal khusus yang perlu diantisipasi. Dia sebatas menekan pemain untuk bisa bermain maksimal sesuai tupoksi yang sudah berjalan selama latihan. Bahkan sampai saat ini, tim pelatih juga belum menentukan komposisi tim terbaik yang akan diturunkan di laga itu.

"Tim pelatih masih harus memantau lebih dulu perkembangan setiap pemain bagi dari segi fisik maupun mental. Dua faktor itu yang menjadi penentu apakah seorang pemain dikatakan layak turun sebagai starting line-up atau tidak. Makanya itu, kalau kita bawa semua kan jauh lebih enak dalam memilih pemain," tuturnya.

Siapa yang siap, tegas Jamal, itu yang akan dipilih sebagai starter. Menurutnya, tidak ada pilih kasih atau keistimewaan dalam setiap permainan. [tin/but]

Komentar

?>