Selasa, 24 April 2018

Ini Kata Aremania Terkait Penyerangan di Nganjuk

Senin, 09 April 2018 11:04:35 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Ini Kata Aremania Terkait Penyerangan di Nganjuk

Malang (beritajatim.com) - Aremania, suporter tim Arema Indonesia menyebut telah terlibat bentrok dengan oknum suporter yang menggunakan atribut Bonek, pendukung Persebaya di luar Stadion Anjuk Ladang, Nganjuk setelah tim Singo Edan bertanding melawan tuan rumah Persenga Nganjuk, Minggu (8/4/2018) kemarin.

FA, salah satu Aremania yang hadir memberi dukungan langsung di Stadion Anjuk Ladang, mengaku di awal laga tidak ada masalah dengan suporter tuan rumah Supermania. Bahkan, mereka menyambut baik dan sempat dilakukan tukar atribut di jeda waktu babak pertama.

"Kita sebenarnya tidak ada masalah dengan Supermania. Kita sempat tukar atribut dan lempar nyanyian sapaan. Tapi setelah memasuki babak kedua kita lihat betul banyak Bonekmania dan suporter tidak beratribut mulai masuk ke Stadion," kata FA, Senin, (9/4/2018).

FA menyebut, provokasi kepada Aremania terus dilakukan, nyanyian rasis dan hujatan dilancarkan ke tribun Aremania. Bahkan teror makian terus dilakukan ke pemain Singo Edan. Di pertandingan ini Arema menang dengan skor 3-2.

"Memasuki babak kedua setelah Arema mencetak dua gol hujatan dan teror baik ke suporter dan pemain dilakukan. Kita tidak menyanyikan lagu rasis sama sekali sepanjang pertandingan, mereka yang terus menyanyikan rasis ke Arema," ujar FA.

FA mengatakan, sejak siang hari sebelum pertandingan Aremania nyaris bentrok dengan suporter beratribut Bonek. Polisi yang ada disekitar stadion mencoba meredam suasana. Suporter beratribut lain selain Arema dan Persenga diminta untuk melepas atributnya selama di area stadion.

"Ini bukan hoax, polisi Nganjuk tahu sendiri jika banyak suporter beratribut Bonek di luar, di dalam Stadion juga ada. Aremania sudah mencoba bersabar. Tapi setelah pertandingan kita diserang, kita melawan aksi saling lempar tidak berlangsung lama," papar FA.

Setelah pertandingan Aremania melanjutkan perjalanan ke Malang, di Jalan Raya Kencong-Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, kembali terjadi penyerangan. Belasan unit kendaraan yang terdiri dari mobil pribadi dan minibus Elf dilempari batu oleh sekelompok orang.

"Soal di luar pertandingan kita tidak tahu siapa pelakunya karena tidak ada atribut yang kita kenali. Kita tahu Kediri jalur merah, kami tidak kaget. Yang jelas Aremania datang dengan damai dan sopan di jalan tapi kita diserang," ucap FA.

Aremania rencananya akan berkumpul untuk melakukan penggalangan dana atas insiden kericuhan ini. Sebab, beberapa mobil mengalami pecah kaca dan seorang suporter terkena serpihan kaca.

"Kita akan galang dana. Sebenarnya tidak banyak yang pecah korban luka cuma seorang suporter itu hanya terkena serpihan kaca. Tapi ini solidaritas Aremania untuk sesama," tandasnya.

Aremania juga menyayangkan ulah oknum beratribut Bonek yang hadir di Stadion Anjuk Ladang, Nganjuk. Karena pertandingan Liga 3 mempertemukan tuan rumah Persenga kontra Arema Indonesia. Namun justru diduga disusupi suporter lain selain dari kedua tim tersebut.

Arema Indonesia sendiri berada di grup F Liga 3 Zona Jawa Timur. Arema Indonesia berada di peringkat dua dengan mencatatkan enam poin dari dua kemenangan. Tertinggal 3 poin dari pemimpin grup F PSID Jombang yang mengkoleksi 9 poin dari 3 pertandingan. (luc/kun)

Tag : aremania bonek

Komentar

?>