Sabtu, 23 Juni 2018

Yayasan Persid Jember Ikut Memikirkan Dana Berkompetisi

Minggu, 25 Februari 2018 18:48:46 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Yayasan Persid Jember Ikut Memikirkan Dana Berkompetisi

Jember (beritajatim.com) - Pengurus Yayasan Persid Jember harus ikut memikirkan dana untuk berkompetisi dalam Liga 3, jika di tengah perjalanan klub sepak bola asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, Persid mengalami hambatan pendanaan.

Andil untuk ikut memikirkan masalah pendanaan adalah konsekuensi dari tetap dipertahankannya Yayasan Persid Jember sebagai badan hukum Persid dengan diketuai Sunardi. "Paling tidak (pengurus) yayasan mencari solusinya, minimal berpikir bagaimana," kata Pembina Yayasan Persid Jember Miftahul Ulum.

Namun dalam pertemuan untuk memediasi dualisme, Jumat (23/2/2018) kemarin, masalah pendanaan belum dibicarakan rinci. "Itu bukan forumnya, karena itu forum untuk mengislahkan dua kelompok agar bersatu. Masalah pendanaan dibahas internal, antara pengurus yayasan dan manajer," kata Ulum.

Dualisme terjadi karena Agus Rizki sebagai Ketua Persid dan Sunardi dengan mengatasnamakan ketua yayasan sama-sama mendaftarkan tim Persid untuk mengikuti Liga 3. Bahkan kedua belah pihak sama-sama menyeleksi pemain untuk membentuk tim di tempat terpisah. Asosiasi Sepak Bola Provinsi (PSSI) Jawa Timur menolak Persid ikut kompetisi jika dualisme masih terjadi.

Dalam pertemuan tersebut, Yayasan Persid Jember juga mendapat amanat untuk melakukan pembenahan internal. "Kami akan evaluasi apakah kemudian dibubarkan atau dibenahi. Karena memang ada banyak hal yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga belum mengacu undang-undang tentang yayasan. Contohnya masa kepengurusan yayasan tidak dibatasi. Padahal di undang-undang jelas dibatasi lima tahun," kata Ulum.

Ulum sudah bersepakat dengan Suparno untuk mempelajari AD dan ART Yayasan Persid Jember. "Nanti kami sesuaikan dengan peraturan dan perundang-undangan yang ada. Ini akan melibatkan banyak pihak. Terbuka, begitu kami kaji dan minta bantuan para ahli. Setelah terbentuk draft, kami floor-kan kepada yang berkepentingan dengan Persid," katanya. [wir/ted] 

Komentar

?>