Jum'at, 17 Agustus 2018

Kompetisi Liga 1 Molor, Operasional Klub Membengkak

Jum'at, 09 Februari 2018 15:46:05 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Kompetisi Liga 1 Molor, Operasional Klub Membengkak
Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq Abdurrahim

Pamekasan (beritajatim.com) - Mundurnya jadwal kompetisi Liga 1 musim 2018 yang seyogyanya digelar Februari hingga akhirnya mengalami perubahan menjadi pekan pertama Maret 2018 dinilai berimbas terhadap aspek keuangan klub.

"Mundur berarti ada perubahan perencanaan pembiayaan, utamanya sektor pembiayaan operasional dan lainnya. Imbasnya tentu keuangan klub akan membengkak," kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq Abdurrahim, Jum'at (8/2/2018).

Dari itu, pemimpin di perusahaan yang menangani skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab berharap agar segera mendapatkan kepastian bergulirnya jadwal kompetisi. 

Sekalipun sempat beredar kabar bahwa kompetisi Liga 1 bakal kick off Sabtu (13/3/2018) mendatang.

"Apalagi pada 2018 ini, terdapat banyak agenda di berbagai daerah yang nantinya kami khawatirkan bisa mengganggu jalannya kompetisi. Hal itu juga perlu dipikirkan sekaligus dijadikan sebagai pertimbangan, sehingga kompetisi berjalan baik seperti yang kita harapkan bersama," ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta agar regulator kompetisi yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar bijaksana menjalankan roda kompetisi agar lebih baik dari sebelumnya. "LIB selaku operator pastinya sudah memahami dan memiliki pertimbangan matang untuk perencanaan kompetisi tahun ini," jelasnya.

"Tapi yang pasti klub butuh kepastian dan kejelasan untuk pelaksanaan kompetisi, termasuk juga pembagian hak komersil dari pelaksanaan kompetisi. Sehingga jangan sampai realisasinya kembali tertunda," pungkas pria yang akrab disapa Habib. [pin/ted] 

Komentar

?>