Sabtu, 21 April 2018

Cetak Atlet Kategori Pendidikan

SD Mudipat Gelar Lomba Panahan Tingkat Nasional

Minggu, 14 Januari 2018 17:23:33 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
SD Mudipat Gelar Lomba Panahan Tingkat Nasional

Surabaya (beritajatim.com) - SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya menggelar lomba panahan tingkat nasional. Kegiatan bertajuk National Archery Competition 2017 sengaja digelar selain untuk memperingati milad ke 55, juga sebagai ajang pencetak altet panahan kategori pendidikan.

Sebanyak 110 peserta siswa se-Indonesia berkumpul di Lapangan Panahan Mudipat, Minggu (14/1/2018).
Dengan memegang panahan, mereka terlihat serius membidik papan menggunakan anak panah sepanjang 50 sentimeter.

Dengan teknik yang mereka kuasai, ratusan siswa yang mayoritas telah berprestasi dalam event olahraga panahaan skala provinsi maupun nasional itu, mulai melepaskan ekor panah untuk meraih skor tertinggi di hadapan para juri.

Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Edi Susanto mengatakan, lomba panahan tingkat nasional yang digelar oleh sekolahnya merupakan kejuaran yang pertama. Secara teknis setiap peserta harus menembak 2 sesi, dengan total 6 seri dan setiap serinya 3 panah.

"Hasil panahan itu akan mendapat total tembakan dengan nilai papan kuning senilai 10 sampai 9, papan merah nilai 8 sampai 7 dan papan biru 6 sampai 5," jelas Edy.

Ia berharap, melalui pertandingan nasional tersebut dapat menumbuhkan atlet panahan dari banyak sekolahan di Tanah Air. Khusus untuk di sekolahnya diharapkan bisa tumbuh lebih banyak atlet panahan berprestasi.

"Ke depan event panahan tingkat nasional ini akan digelar tahunan. Untuk tahun ini para peserta hadir dari 10 sekolahan yang meliputi kota Surabaya, Denpasar Bali, Banyuwangi, Jember, Sidoarjo, Gresik, Nganjuk, Bojonegoro, Magelang, dan Malang," rincinya.

Muhammad (9), salah satu peserta asal sekolah SD Muhammadiyah 4 Surabaya mengaku cukup grogi harus berhadapan dengan banyak siswa dari daerah lain. Akibatnya, saat melesatkan busur panah, siswa kelas 4  juga masih terdapat kesalahan hingga tidak tepat sasaran.

"Saya baru pertama mengikuti lomba panahan, meski tadi masih banyak terjadi kesalahan tapi saya mencoba memanah lagi hingga busur panah habis,"u ngkapnya Muhammad yang mengikuti lomba panah pada kategori paralon. [ito/suf]

Tag : panahan

Komentar

?>