Rabu, 22 Nopember 2017

Tiket Laga Amal Tribute Match Choirul Huda Habis

Selasa, 14 Nopember 2017 19:28:41 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Tiket Laga Amal Tribute Match Choirul Huda Habis

Lamongan (beritajatim.com)- Tiket laga amal dengan title 'Tribute Match' Choirul Huda antara Persela melawan Timnas All Star habis terjual baik itu tribun ekonomi maupun VIP.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Surajaya besok malam (15/11) nantinya sejumlah mantan pemain timnas serta pemain timnas, dan pemain asing yang berlaga di kompetisi Liga 1 2017 juga hadir.

Manager Persela Yunan Achmadi menuturkan, niat pertandingan laga amal ini merupakan suatu rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan berbagai pihak demi menghormati, dan menghargai almarhum Choirul Huda.

Bahkan, sebelum laga tersebut ada lelang jersey khusus kiper yang nantinya didonasikan ke keluarga almarhum.

"Mudah-mudahan di pertandingan besok malam berjalan dengan aman dan sukses. Penonton yang sudah membeli tiket silakan datang beramai-ramai," tuturnya, Selasa (14/11/2017).

Sementara, pelatih Timnas All Star Jaksen F. Tiago mengatakan, dirinya memang sangat terkesan dengan penampilan almarhum kiper Choirul Huda. Bahkan, saat menjadi pelatih timnas pelatih asal Brazil itu pernah memanggil Choirul Huda menjadi kiper timnas.

"Saya punya kenangan tersendiri dengan almarhum dan saya kaget saat mendengar kabar duka almarhum meninggal dunia saat memperkuat timnya," katanya.

Pelatih Persela Aji Santoso menyatakan pertandingan besok dipastikan seru karena ada banyak pemain yang datang demi membantu keluarga almarhum. "Ini merupakan moment langka karena dihadiri mantan pemain timnas, dan pemain timnas serta pemain asing terbaik yang berlaga di kompetisi Liga 1 2017," ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) Ponaryo Astaman. Mantan pemain timnas itu mengungkapkan kejadian yang menimpa almarhum Choirul Huda jangan sampai terulang lagi.

"Kami akui pemain sepak bola memiliki resiko yang tinggi, dan butuh keseriusan yang lebih. Kejadian yang menimpa almarhum Choirul Huda menjadi koreksi semua pihak," pungkasnya. [dny/ted]

Komentar

?>