Rabu, 22 Nopember 2017

Bonek Geram Dituduh Penyebab Penundaan Pertandingan

Jum'at, 10 Nopember 2017 18:48:20 WIB
Reporter : Wahyu Hestiningdiah
Bonek Geram Dituduh Penyebab Penundaan Pertandingan

Surabaya (beritajatim.com) - Pentolan Bonek Mania PO, Dadang Kosasih geram dengan perlakuan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI atas ketidakjelasan kompetisi babak 8 besar Liga 2 di Stadion Wibawamukti, Cikarang yang rencanya akan berlangsung, Sabtu (11/11/2017).

Sebelumnya, PT LIB memutuskan babak delapan besar Grup Y batal digelar. Hal itu lantaran tersiar kabar Bonek membuat warga di kawasan Stadion Wibawamukti, Cikarang resah.

Pentolan bonek ini menyangkal atas tuduhan yang dilontarkan. Menurutnya tindakan itu tidak benar. "Itu bukan suatu alasan untuk memulangkan Bonek. Bonek tidak melakukan kerusuhan atau pengerusakan, mereka hanya tidak suka Bonek ada di sana," kata Dadang, Jumat (10/21/2017).

Ia menjelaskan, seharusnya mereka tidak langsung percaya begitu saja. Harusnya ada prosedur menanyakan benar tidaknya dari Bonek. Bisa jadi mereka yang meresahkan warga berasal dari provokator, dan tidak suka dengan pendukung Persebaya.

Selain itu, dia juga menuntut kepada pimpinan PSSI Eddy Rahmayadi untuk menegakkan keadilan di Liga 2 terlebih pada Persebaya Surabaya.

"Saya minta kepada pemimpin PSSI, Pak Eddy jangan mentang-mentang Anda sebagai Pangkostrad bintang tiga semena-mena membuat aturan seenaknya sendiri," ungkapnya.

Dia juga menilai setelah Bonek pulang dari Cikarang, Dadang mendapat kabar, pertandingan jadi digelar. Hal itu semakin membuat Bonek marah.

"Ini gimana Liga kok seperti ini, seenaknya sendiri, setelah Bonek pulang, tadi pagi saya dengar kabar pertandingan jadi, kan ini aneh. Terlebih soal pertandingan tertutup," katanya. [way/kun]

Komentar

?>