Rabu, 22 Nopember 2017

Pemkab Jember Gelar Galadesa dan Liga Pelajar

Senin, 06 Nopember 2017 18:55:51 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Pemkab Jember Gelar Galadesa dan Liga Pelajar

Jember (beritajatim.com) - Menjelang berakhirnya tahun anggaran APBD 2017, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan menggelar turnamen sepak bola liga sepak bola desa (galadesa) dan liga pelajar.

Kepala Dispora Dedi M. Nurahmadi mengatakan, liga pelajar sudah diagendakan dalam APBD awal. Sementara galadesa diagendakan dalam Perubahan APBD 2017, setelah ia bertemu dan mempresentasikan kegiatan di hadapan Komisi D DPRD Jember. "Anggaran (galadesa) disepakati Rp 300 juta. Sementara anggaran liga pelajar sepak bola Rp 321 juta. Jadi ini dua program terpisah," katanya, saat bertemu dengan pengurus Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) PSSI Jember, di kantornya, Senin (6/11/2017).

Liga pelajar digelar untuk mempersiapkan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda). "Sementara galadesa dilaksanakan untuk mengakomodasi pemain-pemain dari (kawasan) pinggiran, yang mungkin di situ ada dari klub, atau ada pemain yang punya kemampuan dan kebetulan tidak terakomodasi lalu bisa masuk (ikut serta)," kata Dedi.

Idealnya, galadesa diikuti tim dari 248 desa dan kelurahan. Kompetisi galadesa ini akan menggunakan sistem zonasi berdasarkan kecamatan. Saat ini, rencananya galadesa akan diikuti paling tidak 60-70 tim yang mewakili di tingkat kecamatan. "Karena tidak mungkin dari 248 desa bisa punya klub semua. Sebenarnya kami berharap 248 desa bisa mengirimkan tim, yang nanti diseleksi dan Askab nanti yang menilai," kata Dedi.

Dedi mengatakan, karena keterbatasan waktu dan kecilnya dana, turnamen galadesa tahun ini hanya uji coba. Nantinya, pada masa mendatang, galadesa akan digelar dengan mengakomodasi keterlibatan Askab PSSI Jember dengan lebih serius.

"Program galadesa ini tercetus ketika kami hearing (rapat dengar pendapat) dengan Komisi D, karena ada anggaran cabang olahraga lain yang tidak mungkin kami lakukan pada bulan-bulan ini, sehingga kami geser ke galadesa. Salah satu sumber anggaran galadesa itu adalah (anggaran) listrik. Saya memprogramkan listrik mulai September sampai Desember. Anggaran September dan Oktober tidak terserap, berarti uang menganggur. Kami geser ke kegiatan yang bisa bermanfaat untuk kepentingan olahraga," kata Dedi.

"Ini kepanitiaan galadesa belum terbentuk. Nanti kami akan libatkan teman-teman dari Askab. Ini bukan dana hibah. Ini dana program di Dinas Kepemudaan dan Olahraga," tambah Dedi. 

Sementara itu, untuk liga pelajar, akan diikuti 32 tim sekolah menengah atas dan 64 tim sekolah menengah pertama. "Kami berharap ketika ada pertandingan pelajar di tingkat provinsi, kami sudah menyiapkan tim dengan liga pelajar itu," kata Dedi. [wir/kun]

Tag : pssi jember

Komentar

?>