Rabu, 22 Nopember 2017

Askab PSSI Jember Sempat Cabut Rekom Liga Pelajar

Senin, 06 Nopember 2017 18:25:56 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Askab PSSI Jember Sempat Cabut Rekom Liga Pelajar

Jember (beritajatim.com) - Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) PSSI Jember sempat membuat kelimpungan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jember, karena mencabut surat rekomendasi untuk penyelenggaraan liga pelajar.

Semula surat izin dari Askab PSSI sebagai otoritas penyelenggara pertandingan sepak bola tingkat kabupaten dikeluarkan pada 30 Oktober 2017. Namun pada 2 November 2017, surat izin tersebut dibatalkan.

Anggota Komisi Eksekutif Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) PSSI Jember Bidang Kompetisi Denny Aryanto khawatir liga pelajar dan kompetisi internal Askab berbenturan. Ini dikarenakan dua turnamen tersebut memiliki lokasi pertandingan dan waktu penyelenggaraan yang sama.

Dua turnamen tersebut akan digelar sepanjang November hingga pertengahan Desember 2017 dan sama-sama dibiayai APBD Jember. Selain itu, ada kekhawatiran tumpang tindih, karena Divisi III Askab yang terdiri atas 20 klub harus diperkuat oleh pemain berusia maksimal 17 tahun. Ada kekhawatiran adanya tarik-menarik kepentingan antara klub dengan sekolah terhadap pemain yang akan mengikuti dua kompetisi tersebut.

Denny khawatir digelarnya liga pelajar akan memunculkan pertanyaan dari klub anggota internal Askab PSSI. "Kompetisi tidak digulirkan, kok mau menyelenggarakan liga pelajar," katanya.

Kepala Dispora Jember Dedi M. Nurahmadi akhirnya bertemu dengan jajaran pengurus Askab PSSI Jember, di kantornya, Senin (6/11/2017). Setelah mendapat penjelasan bahwa liga pelajar tidak akan mengganggu kompetisi internal. Ketua Askab PSSI Jember Sutikno mendukungnya. Ia siap mengeluarkan rekom kembali untuk penyelenggaran liga pelajar. "Namun kalau itu memang program dalam APBD awal, seyogyanya jauh-jauh sebelumnya direalisasikan," kata Sutikno.

Kompetisi internal Askab sendiri nantinya akan dikombinasikan dengan liga sepak bola desa (galadesa). "Galadesa itu adalah keputusan bupati yang menginginkan kegiatan persepakbolaan dari pinggiran. Bupati sebenarnya mengharapkan setiap desa (dari 248 desa) mengirim tim untuk ikut. Tapi tidak mungkin waktunya karena terbatas. Maksimal kita hanya punya waktu satu bulan," kata Dedi. [wir/but]

Tag : pssi jember

Komentar

?>