Sabtu, 18 Nopember 2017

Piala Suratin 217

Tertinggal 0-2, Persid Jember Ditahan Penajam Utara

Rabu, 18 Oktober 2017 20:07:45 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Tertinggal 0-2, Persid Jember Ditahan Penajam Utara

Jember (beritajatim.com) - Mental juara anak-anak Persid Jember U17 benar-benar terbukti. Mereka berhasil menahan imbang 2-2 PS Penajam Utara, setelah sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, dalam babak penyisihan putaran nasional Grup B Piala Suratin, di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Jogjakarta, Rabu (18/10/2017).

Penajam Utara mencetak gol lebih dulu melalui Fikri Syaifullah pada menit 26 dan M. Ramli pada menit 38. Sementara dua gol balasan Persid dicetak Richard Arbed Anderson dari titik putih penalti pada menit 60 dan 77.

Pertandingan berjalan keras. Wasit bekerja keras mengeluarkan empat kartu kuning untuk Penajam Utara dan tiga kartu kuning untuk Persid. Permainan keras anak-anak Penajam Utara membuat para pemain Persid tidak bisa mengembangkan permainan operan bola pendek dari kaki ke kaki. Permainan keras membuat beberapa pemain gamang dan tidak berani memainkan bola terlalu lama.

Saat jeda pertandingan, Manajer Persid Sutikno mengingatkan para pemain untuk tetap berani. "Saya bawa tim tertinggal pada babak pertama sudah beberapa kali terjadi. Di Bandung, waktu Babak Delapan Besar Liga Santri tim saya tertinggal satu gol di babak pertama. Di Malaysia dalam Malindo Cup juga tertinggal. Saat di semifinal Liga Santri 2015 juga tertinggal. Sudah, kamu mau kalah satu gol atau dua gol sama saja. Yang penting saya minta pada babak kedua serang total," katanya.

Pelatih Persid Fachmi Amiruddin mengganti dua pemain untuk menambah daya gedor di babak kedua, yakni gelandang jangkar Muhammad Hifni diganti Muhamad Hunalfi Azizi Hidayatullah dan pemain sayap Robby Afil Ahmad Al Zam Zami diganti penyerang Muhammad Rifki Rizal.

Pergantian ini benar-benar membuat gelombang serangan Persid lebih mengalir. Azizi dan Rifki lebih berani melayani permainan keras para pemain Penajam. Justru kini barisan pertahanan Penajam panik menghadapi serangan Persid. Hadiah penalti pertama diberikan karena tangan salah satu pemain Penajam menyentuh bola di kotak penalti. Sementara hadiah penalti kedua diberikan wasit setelah Andhika dilanggar pemain Penajam.

Sang kapten Richard Arbed berhasil mengeksekusi bola dengan mulus. "Peluang kami sebenarnya lebih banyak. Dua peluang seharusnya dikonversi jadi gol. Tapi anak-anak mendadak seperti 'blank'," kata Sutikno.

Dengan hasil ini, Persid masih menduduki puncak klasemen sementara Grup B dengan nilai empat. Penajam berada di posisi runner up dengan nilai sama. Persid unggul produktivitas dengan agregat gol 8-4 dibandingkan Penajam 7-3. Dalam pertandingan terakhir, Persid akan menghadapi tim terlemah di grup tersebut, yakni  Persewa Waingapu, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (20/10/2017). "Kami targetkan juara grup," kata Sutikno. [wir/ted]

Komentar

?>