Sabtu, 18 Nopember 2017

Duka Persepam: Niat Juara, Justru Gagal Bertahan di Liga 2

Rabu, 18 Oktober 2017 12:06:44 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Duka Persepam: Niat Juara, Justru Gagal Bertahan di Liga 2

Pamekasan (beritajatim.com) - Kekalahan telak 5-1 Persepam-MU atas Persika Kerawang pada laga pamungkas Grup E Babak Play Off di Stadion Sriwedari Solo, Senin (16/10/2017) kemarin. Membuat mereka gagal bertahan di Liga 2, musim depan.

Pada kompetisi yang digagas PT Liga Indonesia Baru, tim berjuluk Laskar Sape Ngamok berambisi untuk kembali ke kasta tertinggi sepakbola tanah air. Ambisi tersebut dibuktikan dengan mendatangkan pelatih berpengalaman sekelas Rudy William Keljtes diplot mengisi posisi juru taktik.

Sebab pada kompetisi Liga 2, Persepam tergabung di Grup 5 babak kualifikasi yang diisi tim-tim elit di kencah sepakbola nasional. Di antaranya Madiun Putera FC, Matrapura FC, Persatu Tuban, Persinga Ngawi, PSBI Blitar, PSIM Yogyakarta hingga Persebaya Surabaya.

Optimisme tinggi juga sempat diungkapkan Rudy Keljtes saat launching jersey klub di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Sabtu (15/4/2017) lalu. "Kami cukup optimistis menghadapi kompetisi ini dan kami ingin memunculkan anak lokal," ungkapnya.

Ungkapan sang pelatih juga diamini sekaligus ditegaskan oleh manajemen yang mematok target lolos ke Liga 1, musim depan. Bahkan juga mengincar status juara Liga 2 pada musim ini.

Rasa optimisme dan percaya diri mereka tunjukkan kala menjalani laga perdana menjamu Persatu Tuban di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Sabtu (22/4/2017) lalu. Persepam pun berhasil mengumpulkan 3 poin sempurna berkat kemenangan 2-1 atas tim berjuluk Laskar Ronggolawe di laga perdana Liga 2.

Namun sepekan berselang, mereka justru gagal mempertahankan tren positif setelah menyerah 2 gol tanpa balas atas Persinga Ngawi pada laga kedua, Minggu (30/4/2017). Ditambah dengan raihan 1 poin saat menjamu Madiun Putera pada laga ketiga di SGRP Pamekasan, Minggu (7/5/2017).

Terlebih pada laga keempat, Persepam justru 'dibantai' Persebaya dengan skor 3-1 pada pekan ke-4 di Stadion Gelora Bung Tomo (SGBT) Surabaya, Kamis (11/5/2017). Beruntung mereka kembali keluar dari tekanan dan berhasil mengalahkan PSBI Blitar di SGRP Pamekasan dengan skor telak 4-1, Sabtu (20/5/2017).

Mereka gagal kembali mendulang poin saat menjalani laga tandang ke markas PSIM Yogyakarta, Faris Aditama dan kawan-kawan menyerah dengan skor 1-0. Selanjutnya mereka kembali gagal mendulang poin usai menelan kekalahan 2-1 atas tuan rumah Persatu di Tuban.

Pasca menjalani dua laga sekaligus kekalahan beruntun di markas lawan, Persepam kembali ke jalur positf usai menang telak 5-2 atas Persinga Ngawi di SGRP Pamekasan, Sabtu (29/5/2017). Sayang mereka justru kembali kalah saat bertandang ke markas Madiun Putera dengan skor 2-1, menyusul hasil imbang 2-2 menjamu Persebaya.

Keuntungan didapat skuad asal Bumi Gerbang Salam setelah dua laga terakhir babak kualifikasi digelar di markas sendiri, hanya saja dari dua laga tersebut mereka hanya mampu mengoleksi 4 poin berkat keunggulan 4-2 atas Martapura FC dan imbang 1-1 menjamu PSIM Yogyakarta di laga pamungkas.

Dengan hasil tersebut, Persepam-MU memang gagal lolos ke fase 16 besar. Namun mereka masih memiliki kesempatan untuk mengikuti babak play off bersama PSIM Yogyakarta mewakili Grup 5 babak kualifikasi.

Pada babak play off, Persepam tergabung di Grup E bersama tiga tim lain. Masing-masing Celebest FC, Persiraja Banda Aceh dan Persika Kerawang. Pada fase itu, Persepam justru ditinggalkan pelatih Suwandi HS yang juga mampu mengembalikan kepercayaan skuad usai ditinggal Rudy Keljtes menjelang babak kualifikasi grup berakhir.

Memulai laga fase play off, Persepam-MU berbagi poin usai bermain imbang 1-1 melawan Persiraja Banda Aceh pada laga perdana yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Selasa (10/10/2017). Berikutnya mereka menang 2 gol tanpa balas atas Celebest FC yang juga digelar di Stadion Manahan, Jum'at (13/10/2017).

Hanya saja saat melawan Persika Kerawang, mereka justru menyerah dengan skor telak 5-1 pada laga pamungkas babak play off yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (16/10/2017) kemarin.

Hasil tersebut sekaligus menambah derita skuad kebangaan 'Pamekasan X-Fans', sebab tim yang mematok target juara pada kompetisi kasta kedua Liga Indonesia. Justru terjerumus dan harus puas turun kasta untuk kompetisi mendatang. [pin/but]

Tag : persepam-mu

Komentar

?>