Jum'at, 15 Desember 2017

Bupati Faida: Tidak Ada Bantuan untuk Klub

Jum'at, 13 Oktober 2017 00:04:36 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Bupati Faida: Tidak Ada Bantuan untuk Klub

Jember (beritajatim.com) - Pemerintah Kabupaten Jember mendukung dunia olahraga. Dukungan melalui anggaran daerah ini terdiri dari beberapa pola.

"Pola yang pertama, melalui hibah, melalui KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Pola yang kedua, melalui klub. Pemerintah sekarang sudah mengambil sikap: tidak ada bantuan untuk klub," kata Bupati Faida, saat memberikan sambutan dalam acara perjamuan tim Persid U17 yang telah menjadi juara kompetisi Liga Remaja Zona Jawa Timur, di Pendapa Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Kamis (12/10/2017).

"Pola berikutnya, bantuan KONI pun tidak dicairkan langsung atas nama KONI. Walau pun atas nama KONI dibagi dalam termin-termin cabang olahraga. Sehingga yang dibantu cabornya, KONI mengorganisir. Ini pola yang kemarin, 2017. Dalam perubahan anggaran ini, kegiatan-kegiatan yang belum terakomodir dari hibah tersebut, dianggarkan melalui belanja langsung. Belanja langsung bukan hibah. Jadi yang bertanggung jawab adalah dinas yang memberikan anggaran kegiatan. Tanggung jawab administrasi di dinas, bukan pada penerima hibah," kata Faida.

Dengan belanja langsung dinas, lanjut Faida, turnamen olahraga bisa dianggarkan. "Kita mesti bikin, kalau mau menumbuhkan atlet bola, bikin liga desa. Baru kita ketemu kader-kader baru. Kita bikin liga desa supaya U17 ini punya adik-adik lagi, punya yunior-yunior yang masa depannya mulai kelihatan dari sekarang," lanjutnya.

Menurut Faida, hibah yang bisa dicairkan akan tetap direalisasikan. "Tapi kita tidak ingin, sudah hibah diributkan, ketika dicairkan, yang perlu didanai tetap tidak terdanai, dan ujung-ujungnya tetap mengeluh kepada bupati dan wakil bupati. Oleh karenanya saya berkali-kali tetap minta direvisi, sampai benar-benar yang perlu dibayarkan itu dibayarkan. Jangan sampai sudah cair, tapi yang perlu dikover tetap tidak terkover. Prioritas olahraga itu sumber daya manusia, yang diurusi dulu sumber daya manusianya," katanya.

Faida menginginkan honor untuk atlet dicairkan langsung ke rekening masing-masing atlet. "Tidak belok ke mana-mana. Jelas masuk ke rekening," katanya.

Faida ingin pelatih memiliki surat keputusan dari pengurus cabang olahraga masing-masing. Atlet yang mendapat honor juga jelas. "Kita selesaikan, kita masih punya waktu. Tapi saya sungguh-sungguh dengan wakil bupati tidak ingin urusan olahraga memakan korban administrasi, karena urusannya urusan hukum. Inginlah Jember ini berprestasi, tapi gembira. Tidak stres. Senang sebentar, tapi dipanggil kejaksaan. Mungkin ada yang tidak takut, tapi saya takut," katanya.

"Jangan terpengaruh opini-opini yang sebenarnya mereka itu bukan orang yang peduli bola. Yang kebanyakan ngomong bola, belum tentu mereka sebenarnya peduli bola. Belum tentu mereka itu terjun langsung dan berani berkorban untuk bola. Biasanya yang teriaknya kencang-kencang, itu karena mereka punya interest pribadi atau punya kepentingan-kepentingan lain, opini-opini di luar kepentingan prestasi bola. Saya pastikan itu," kata Faida.

"Biasanya yang demo bukan pemainnya. Pemainnya sibuk berlatih, sibuk bertanding, tidak sempat demo. Yang tidak berlatih, punya banyak waktu, ini yang sok mewakili pemain," kata Faida.

Faida meminta manajemen Persid memperbaiki diri. "Manajemen yang transparan dalam urusan keuangan, manajemen yang terencana dengan baik. Bukan sekadar mem-breakdown, tapi kemudian yang diperlukan anggaran lain, yang tertulis anggaran lain. Akhirnya kita semua akrobat dalam pertanggungjawaban," katanya.

"Perubahan memang perlu perjuangan. Saya menahan diri, walaupun diserang begini begitu. Sampai kalau ketemu adik-adik di jalanan, ada yang bertanya: 'bagaimana hibah Persid'. Ada lagi yang 'Save Persid'. Tidak ada yang ingin menghambat Persid. Tapi administrasi keuangan pemerintahan ada ketentuannya. Percayalah kami semua sayang kalian. Kami semua peduli kalian, dan kami ingin mendukung lebih lanjut Persid U17, sampai ke mana pun kita akan dukung sekuat tenaga," kata Faida. [wir/suf] 

Komentar

?>