Selasa, 24 Oktober 2017

Persid Arak Piala Suratin Zona Jatim di Depan Kantor Bupati Jember

Sabtu, 30 September 2017 17:57:04 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Persid Arak Piala Suratin Zona Jatim di Depan Kantor Bupati Jember

Jember (beritajatim.com) - Tim sepak bola Persid U17 yang menjuarai Piala Suratin Zona Jawa Timur disambut ratusan suporter yang tergabung dalam Jember Brani (Berni), sepulang dari Kota Kediri, Sabtu (30/9/2017). Tak ada pejabat teras Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang ikut menyambut kedatangan mereka.

Tim Persid U17 yang dimanajeri Sutikno hanya disambut Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ahmad Halim di Lapangan Sukorambi. Setelah itu, tim diarak bersama suporter menuju alun-alun Kabupaten Jember. Sebagian tim dan piala diarak dengan mobil bak terbuka patroli pengawalan Polres Jember.

Arak-arakan suporter yang mengawal tim sempat berhenti di depan Pendapa Wahyawibawagraha dan memacetkan lalu lintas. Mereka kemudian bergerak menuju Kantor Bupati Jember di Jalan Sudarman yang terletak tak jauh dari pendapa.

Di sana, tak ada satu pun pejabat yang menemui, karena memang Pemerintah Kabupaten Jember sedang libur. Alhasil para pemain memilih berfoto bersama di depan prasasti nama kantor dengan latar belakang patung Moch Sroedji. Sementara itu, para suporter menyanyikan lagu-lagu yang biasa mereka nyanyikan di stadion untuk mendukung Persid.

Salah satu lagu menuntut agar gaji pemain Persid segera dibayar. Dua tim Persid, yang berlaga di Liga 3 dan Liga Remaja Piala Suratin Zona Jawa Timur, memang belum menikmati gaji maupun honor sejak Februari 2017. Ini gara-gara Bupati Faida belum mencairkan dana hibah Rp 1 miliar yang sudah dialokasikan dalam APBD 2017.

Sutikno mengatakan, kedatangan tim tersebut di depan Kantor Bupati Jember di luar skenario rute arak-arakan. "Ini di luar kehendak saya. Teman-teman Berni dan masyarakat bola, kami dihadang di Rambipuji dan diarak sampai ke sini. Kami sangat bangga kepada mereka (Berni) karena sangat peduli dengan prestasi sepak bola adik-adik," katanya.

Sutikno berharap Bupati Faida mengapresiasi prestasi para pemain. "Bagaimana ke depan kita bisa eksis dan berprestasi lebih maksimal. Saya yakin beliau sebagai bupati ke depan akan sangat bijaksana," katanya.

Capo atau dirijen tribun Berni, Muche Muhammad, mengonfirmasi ucapan Sutikno. "Memang kami yang minta arak-arakan tim ke Kantor Bupati. Kami ingin menunjukkan bahwa biarpun dana hibah tidak dicairkan, Persid bisa juara," katanya, menyayangkan tidak adanya pejabat yang menyambut mereka.

Halim mengaku mendapat pesan WhatsApp dari Bupati Faida. "Beliau sedang di Jakarta, dan akan diagendakan pertemuan dengan orang tua pemain sekaligus," katanya. [wir/kun]

Komentar

?>