Minggu, 22 Oktober 2017

Kompetisi Selesai, Pemain Persid Jember Belum Digaji

Kamis, 21 September 2017 21:38:58 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Kompetisi Selesai, Pemain Persid Jember Belum Digaji

Jember (beritajatim.com) - Kompetisi sepak bola Liga 3 bagi Persid Jember sudah resmi berakhir, Rabu (20/9/2017) kemarin. Berada di posisi kedua klasemen Grup G Zona Jawa Timur, klub berjuluk Macan Raung ini gagal menembus babak semifinal.

Namun kendati kompetisi sudah selesai, belum ada tanda-tanda bakal terealisasinya dana hibah Rp 1 miliar dari APBD Kabupaten Jember 2017. Gaji pemain dan ofisial klub masih tertunggak sejak Februari hingga September 2017.

Manajer Persid Wagino menolak menjawab saat ditanya soal pencairan dana hibah tersebut, Kamis (21/9/2017). "Lebih baik saya no comment dulu," katanya.

Sementara itu, pelatih Persid Achmad Jainuri berharap dana hibah cepat terealisasi. "Saya berharap pihak-pihak terkait dan manajemen bisa mengatasi persoalan keuangan ini," katanya.

Jainuri memasrahkan hal itu kepada manajemen dan pengurus Persid. Ia tak akan menghadap Bupati Faida untuk meminta agar anggaran dicairkan. "Area saya bukan itu. Biar manajemen yang mengurusi. Pemain jangan terbebani untuk menghadap seperti itu. Ini riskan, kalau itu nanti menyakitkan orang pemerintahan di Jember," katanya.

Jainuri mengakui kondisi finansial mempengaruhi permainan tim. "Kondisi finansial Persid di Liga 3 terpuruk sekali. Selama enam bulan kami belum digaji. Ada uang saku untuk anak-anak, tapi tidak layak untuk pemain sekarang," katanya.

Jainuri percaya dana hibah itu akan terealisasi. "Saya kira kalau (APBD 2017) sudah didok DPRD dan disahkan resmi, saya kira tetap cair. Kita lihat saja Jember United tahun lalu. Kami menunggu sampai Desember, hampir 10 bulan kami sabar, ternyata bisa cair. Mungkin demikian juga dengan Persid. Sabar, dan bulan November dan Desember bisa cair, sehingga bisa diterima pelatih, ofisial, dan pemain," jelasnya. [wir/kun]

Komentar

?>