Kamis, 27 Juli 2017

Telanjur Masuk Madiun Raya, Bonek Dipaksa Pulang

Sabtu, 15 Juli 2017 13:03:31 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Telanjur Masuk Madiun Raya, Bonek Dipaksa Pulang
Polisi melakukan penjagaan ketat terhadap Bonek yang hendak masuk Ngawi

Ngawi (beritajatim.com) - Rupanya pengawasan ketat terhadap Bonek (pendukung Persebaya) yang akan menonton idolanya bertanding di stadion ketonggo, Sabtu (15/7/2017) sore diterapkan. Buktinya belum sampai Ngawi, ratusan bonek sudah dipaksa pulang oleh pihak kepolisian.

Dari informasi yang didapat beritajatim.com, Polres Ngawi bekerjasama dengan Polres Madiun dan Polres Magetan melakukan penyekatan. Untuk di wilayah Madiun, penyekatan pertama di ringroad (jalan lingkar) Pos Nampu perbatasan Nganjuk.

Selain itu, petugas juga melakukan penyekatan di Muneng yang merupakan perbatasan langsung dengan Ngawi. Semua sudah dikembalikan ke arah Timur atau Surabaya. Pun di sekitar jalur Maospati Magetan juga dilakulan penyekatan. Ada pengawasan ketat motor luar kota masuk Ngawi.

"Kami sudah kerjasama semua. Baik Polres Madiun maupun Polres Magetan. Ini tadi saya mendapat informasi semua sudah dikembalikan ke arah Timur," kata Kapolres Ngawi, AKBP Nyoman Budiarja.

Pun untuk anggota Polres Ngawi juga sudah mulai penjagaan ketat di sekitar stadion. Hal itu untuk menghindari bentrok di stadion Ketonggo. "Yang terlanjur di Ngawi ya kami pulangkan. Semua kami balikkan ke Surabaya. Karena memang pertandingan tanpa penonton," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Laga Persinga Ngawi vs Persebaya Surabaya, Sabtu (15/7/2017) nampaknya benar-benar tanpa penonton. Baik di dalam stadion Ketonggo Ngawi atau di luar stadion Ketonggo.

"Tidak ada bonek masuk ke Ngawi. Apapun alasannya. Karena sudah kesepatan antar manejemen Persinga dan Persebaya," kata Kapolres Ngawi.

Dia mengatakan, Pemkab Ngawi memang memfasilitasi Pastimania maupun warga Ngawi menonton di Pendopo. Tapi bukan untuk bonek. [mit/suf]

Komentar

?>