Rabu, 17 Oktober 2018

9 Pemain Kalteng Putra Permalukan Persewangi FC

Minggu, 30 April 2017 07:19:07 WIB
Reporter : Rindi Suwito
9 Pemain Kalteng Putra Permalukan Persewangi FC

Banyuwangi (beritajatim.com) - Persewangi FC harus mengakui keunggulan tamunya Kalteng Putra, Kalimantan Tengah sejak menit ke 17 di babak pertama. Gol itu tercipta lantaran kurangnya kordinasi antara pemain belakang dan kiper Persewangi.

Rifaldi Bawuo, yang mendapat peluang itu tak mau menyia-nyiakannya. Dengan mudah, pemain bernomor punggung 11 itu menceploskan si kulit bundar ke gawang yang di jaga sang kapten tim tuan rumah Nanda Pradana.

Sejak gol tercipta, pertandingan berjalan cukup memanas. Kondisi itu ditandai dengan beberapa kali bentrok fisik dan juga pelanggaran keras yang memaksa wasit menghentikan pertandingan. Bahkan, hakim pertandingan itupun tak segan memungut kartu untuk menghukum para pemain yang melakukan pelanggaran.

Puncaknya, menjelang menit akhir babak pertama satu pemain Kalteng Putra, Mahyadi Panggabean terpaksa harus diusir wasit. Pemain senior dan juga mantan pemain timnas itu mendapat kartu kuning kedua, karena didakwa melakukan pelanggaran keras sebanyak dua kali terhadap pemain lawan.

Meski dengan kondisi pemain tak seimbang, namun kuatnya kordinasi permainan dan tuah pengalaman pemain senior dari Kalteng Putra membuat permainan tetap berjalan seimbang. Sebaliknya, kubu Laskar Blambangan terlihat tak mampu mengembangkan permainan.

Organisasi serangan mereka hanya bertumpu pada dua mesin golnya, Trubus Gunawan dan Dominggus Fred. Selebihnya, mereka hanya mengandalkan umpan lambung ke jantung pertahanan tim Enggang Borneo itu.

Sesekali, serangan mereka harus kandas di sepertiga lapangan menjelang pertahanan yang digawangi Usep Munandar. Keinginan untuk cepat menciptakan gol, namun tak diimbangi dengan permainan yang solid. Permainan simple dengan bola loop yang diperagakan anak asuh Bagong Iswahyudi itu mampu dengan mudah diantisipasi.

Tak puas dengan permainan anak asuhnya, pelatih tambun itu lantas menarik pemain starter dan memasukkan sejumlah pemain pengganti. Tapi upaya itu bahkan tak mampu merubah keadaan. Pemain Persewangi masih kerap kali melakukan kesalahan sendiri dan buntu ketika mendekati pertahanan Kalteng Putra.

Seolah pemain lawan hanya mendekte permainan Dadang Apridianto dan kawan-kawan ini. Benar saja, pelatih Kashartadi dengan pengalamannya telah melihat strategi organisasi penyerangan yang dilakukan tim berjuluk Banteng Jawa itu. Intruksi dari pinggir lapangan bersama asistennya Budi Sudarsono tampak jitu meredam permainan Persewangi.

Hingga peluit panjang babak kedua ditiup, skor tetap tak berubah. Persewangi Fc kalah 0-1 dari Kalteng Putra di kandang sendiri Stadion Diponegoro, Banyuwangi.

"Kami sudah melihat permainan mereka sejak menit 15 tadi hanya mengandalkan umpan lambung, jadi kami telah mengantisipasinya. Kita unggul di menit awal, meski kekurangan satu pemain setelah Mahyadi kena kartu merah, tapi tak mengurangi strategi kami. Dan kami bersyukur, karena target kami hanya mampu mencuri poin tapi diberi poin penuh 3," ucapnya usai pertandingan, Sabtu (29/4/2017).

Sebaliknya di kubu Persewangi, mereka menyayangkan gol yang tercipta di menit awal tersebut. Pasalnya, pasca gol itu membuat permainan Persewangi Fc gagal move on.

"Itu kesalahan back dan kiper. Sebenarnya bola itu aman, bola itu mutlak miliknya Nanda jadi Nanda yang salah. Komunikasi mereka kurang, mereka saling menunggu jadi pemain lawan di dekat situ mampu memanfaatkan bola liar itu," terang pelatih Persewangi Bagong Iswahyudi.

Atas kemenangan ini, tim Kalteng Putra setidaknya masih mengamankan tempat di puncak klasemen sementara Liga 2 di Group 6. Kalteng Putra mengumpulkan 6 poin dari dua kali pertandingan melawan PSBK Blitar dan Persewangi Fc. [rin/suf]

Tag : persewangi

Komentar

?>