Selasa, 21 Nopember 2017

Mulai Dewasa, Bonek Sudah Tinggalkan Nyanyian Rasis

Jum'at, 21 April 2017 13:51:33 WIB
Reporter : Kuntoro Rido Astomo
Mulai Dewasa, Bonek Sudah Tinggalkan Nyanyian Rasis

Surabaya (beritajatim.com) - Empat tahun vakum mendukung tim kesayangannya, membuat Bonek, pendukung Persebaya kian dewasa. Dan hal itu dibuktikan saat Persebaya menjamu Madiun Putra di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (20/4/2017) petang.

Selama menjelang hingga usainya pertandingan, sekitar 15 ribu Bonek yang datang ke stadion berkapasitas 45 ribu tempat duduk itu, tidak sekali pun terdengar nada rasis yang terlontar dari Bonek.

Sepanjang 45 menit kali dua pertandingan, Bonek lebih fokus menyanyi dan beryel-yel untuk memberikan dukungan kepada Rendy Irwan dan kawan-kawan. Bahkan, meskipun Persebaya gagal meraih poin penuh lantaran ditahan imbang 1-1 atas tamunya, Madiun Putra, Bonek juga tetap pulang dengan tertib dan damai.

Alhasil, terkait sikap tersebut, manajemen Persebaya melalui Communication Manager Persebaya, Rocky Maghbal mengacungi dua jempol kepada Bonek.

"Atas nama manajemen, kita sangat berterima kasih kepada Bonek. Karena sepanjang pertandingan, selain tidak ada nyanyian bernada rasis, mereka juga mulai berubah dengan tidak menyalakan flare atau smoke bomb di dalam stadion. Jadi sekali lagi, kita ucapkan terima kasih kepada Bonek yang kian hari kian dewasa dan berubah menjadi lebih baik di setiap pertandingan Persebaya selanjutnya," katanya di sela konfrensi pers usai pertandingan melawan Madiun Putra.

Maklum, operator liga 2 yakni PT Liga Indonesia Baru, juga menerapkan regulasi bagi pendukung kesebelasan yang tentunya berafiliasi dengan klub. Dalam regulasinya di dalam stadion, suporter dilarang melakukan tindakan rasis, baik dalam bentuk nyanyian dan sebagainya. Kemudian, sepanjang pertandingan, suporter juga dilarang menyalakan flare atau kembang api. Jika tidak, maka operator Liga akan menjatuhkan sanksi denda kepada klub yang terafiliasi. [kun]

Komentar

?>