Rabu, 18 Oktober 2017

Menang 1-0, Persebaya Balas Kekalahan di Semarang

Minggu, 19 Maret 2017 18:50:47 WIB
Reporter : Kuntoro Rido Astomo
Menang 1-0, Persebaya Balas Kekalahan di Semarang

Surabaya (beritajatim.com) - Pada laga kandang pertamanya pasca kembali diakui sebagai anggota PSSI, Persebaya membuat awal manis dengan mengalahkan PSIS Semarang 1-0 (0-0) pada pertandingan ujicoba di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/3/2017) petang.

Gol semata wayang Persebaya pada laga tersebut, tercipta melalui tendangan penalti Rahmat Irianto pada menit 83. Alhasil, kemenangan ini seakan membalas kekalahan Bajul Ijo saat pada laga away ujicoba lalu juga dengan skor yang sama.

Jalannya pertandingan
Pada laga yang disaksikan sekitar 50 ribu Bonek, sejak peluit kick off dibunyikan wasit Prasetyo Hadi, kedua tim saling tampil menekan. Persebaya yang sempat grogi, akhirnya bisa mulai bermain lepas pada menit kelima.

Buktinya, dua peluang sempat tercipta pada menit ke-5 dan 6. Pertama melalui crossing Abdul Aziz yang masih gagal disambut rekannya di depan gawang, serta sundulan Rahmat Latif dari umpan Mat Halil yang masih melebar tipis di samping gawang.

Kemudian pada menit ke-20, Persebaya kembali memiliki kesempatan melalui shooting keras Bijahil Chalwa. Tapi sayang, arah bola masih melambung tinggi.

Lima menit berselang, Chalwa kembali memiliki peluang akibat blunder penjaga gawang. Tapi sayang, bola masih tidak dalam kontrolnya sempurna sehingga masih bisa dihalau.

Pada menit ke-27, tendangan bebas Ridwan Awaludin nyaris mengubah kedudukan. Tendangannya yang sempat memantul tiang atas dan melewati garis gawang, dianulir wasit.

PSIS juga sempat mengancam. Gawang Dimas Galih, pada menit 37 juga nyaris kebobolan. Tendangan M Yunus, masih tipis di atas mistar.

Tidak berselang lama, Oktavianus Fernando membalas. Namun lagi-lagi, tendangannya dari dalam kotak penalti masih bisa ditahan kiper. Sayangnya, hingga peluit panjang tanda babak pertama usai, kedudukan masih sama imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Persebaya langsung menekan. Beberapa serangan Mat Halil Cs mulai kerap mengancam. Salah satunya tendangan dari samping Oktavianus Fernando yang masih tepat dipelukan penjaga gawang pada menit 57.

Namun tak lama kemudian, PSIS membalas. Sepakan keras Harinur Yulianto dari luar kotak penalti, masih bisa diredam Dimas Galih.

Sayangnya, tempo permainan yang mulai meningkat, pada menit ke-63 harus dihentikan hingga beberapa menit akibat pendukung Persebaya banyak yang menyalakan flare.
Setelah dianggap asap flare mulai hilang, wasit pun melanjutkan kembali pertandingan.

Pada menit ke-75, wasit Prasetyo terpaksa harus mengeluarkan kartu merah untuk pemain belakang PSIS, Taufik Hidayat karena mengganjal Rendi Irwan. Sebelumnya, Taufik sudah mendapatkan kartu kuning pertama pada menit ke-41.

Irfan Jaya yang mengambil tendangan bebas, sempat membuat pendukung Persebaya bersorak. Bola hasil sepakannya, masih membentur tiang.

Tempo permainan kembali meningkat. PSIS yang mulai kerap mendapat tekanan, akhirnya sempat keluar menyerang. Pada menit ke-78, tendangan lambung Safrudin Tahar, nyaris mengarah tipis di sudut kanan gawang Dimas Galih. Untungnya, mantan kiper Persegres itu masih mampu menepis.

Stadion Gelora Bung Tomo pun bergetar. Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Bermula dari tusukan Irfan Jaya, bola crosing mendatarnya mengarah ke Oktavianus Fernando yang berada di depan gawang. Hanya tinggal menceploskan bola, Oktavianus pun dilanggar pemain belakang tim Mahesa Jenar sehingga wasit pun menunjuk titik penalti.

Rahmat Irianto, anak salah satu legenda hidup Persebaya, Bejo Sugiantoro yang ditunjuk sebagai algojo, akhirnya berhasil membuat Bonek bersorak pada menit 83. Skor pun berubah 1-0.

Unggul satu gol, kedua tim makin meningkatkan tempo permainan. Tapi sayang, hingga waktu tambahan 2 menit dari masa normal, kedudukan tidak berubah, tetap 1-0 untuk Bajul Ijo. [kun/suf]

Tag : persebaya psis

Komentar

?>