Jum'at, 24 Nopember 2017

Estafet, Polisi Kawal Bonek Sampai Sidoarjo

Senin, 09 Januari 2017 20:44:57 WIB
Reporter : Misti P.
Estafet, Polisi Kawal Bonek Sampai Sidoarjo

Mojokerto (beritajatim.com) - Sedikitnya, dua truk milik Sabhara Polres Mojokerto dan Polres Mojokerto Kota disiagakan di wilayah perbatasan Mojokerto - Jombang. Dua truk tersebut disiagakan untuk mengawal pendukung Persebaya Surabaya yang hendak kembali dari Bandung.

Puluhan Bonek tersebut menumpang mobil Sabhara Polres Jombang sebelum akhirnya diangkut dua truk Sabhara Polres Mojokerto dan Polres Mojokerto Kota. Dikawal mobil Patwal Polres Mojokerto Kota, puluhan Bonek diantara secara estafel ke wilayah Sidoarjo yakni di Kecamatan Tarik.

Pantauan beritajatim.com, dua mobil Sabhara Polres Jombang mengantar puluhan Bonek ke perbatasan Mojokerto tepatnya di Dusun Tegalan, Desa/Kecamatan Trowulan. Sementara dua truk Sabhara Polres Mojokerto dan Polres Mojokerto Kota menunggu di Trowulan.

Salah satu Bonek, Aris (20) mengatakan, ia bersama Bonek lainnya berangkat ke Bandung untuk mengawal Kongres PSSI pada Kamis (4/1/2017). "Kita berangkat ramai-ramai, Kamis malam menumpang truk yang mengarah ke Bandung. Tujuannya ke Kongres PSSI," ungkapnya, Senin (9/1/2017).

Masih kata Bonek asal Wonokromo, Kota Surabaya ini, perjuangan Bonek selama ini tidak sia-sia. Persebaya Surabaya kembali berkompetisi pada musim 2017, Persebaya Surabaya kembali menjadi bagian PSSI setelah enam tahun dibekukan. Meski kasta Persebaya Surabaya masih di level Divisi Utama.

"Enam tahun fakum, akhinya perjuangan kita (Bonek) tidak sia-sia. Meski kita kecewa karena Persebaya Surabaya hanya masuk di Divisi Utama tapi kita bahagia Persebaya kembali bangkit. Intinya bangkit dulu, itu keinginan kita selama ini," katanya.

Hal yang sama dikatakan Bonek lainnya, Aldi (17). Meski harus meminta izin tidak masuk sekolah, Bonek asal Jagir, Kota Surabaya ini juga mengaku senang dengan kembalinya Persebaya Surabaya di kanca persepakbolaan Indonesia. "Kita senang dengan hasil Kongres PSSI kemarin," tambahnya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Trowulan, AKP Suwarso mengatakan, sesuai dengan koordinasi dengan Polres Jombang sehingga pihaknya menyediakan dua truk Sabhara milik Polres Mojokerto dan Polres Mojokerto Kota. "Dari hasil koordinasi dengan Polres Jombang, hanya puluhan," ujarnya.

Kanit menambahkan, pengawalan secara estafet pun dilakukan mulai Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto hingga lepas Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut dilakukan untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat puluhan Bonek tersebut menumpang truk (ngandol, red).

Seperti diketahui, kongres tahunan PSSI 2017 di Hotel Aryaduta Bandung, Minggu (8/1/2017) kemarin. Sejumlah keputusan penting dihasilkan dalam kongres perdana kepengurusan Edy Rahmayadi tersebut. Diantaranya, yakni tujuh klub yang dikenakan sanksi diterima kembali sebagai anggota dan diikut sertakan dalam kompetisi resmi PSSI.

Ketujuh klub tersebut yakni Persebaya Surabya, Arema Indonesia, Persewangi Banyuwangi, Persibo Bojonegoro, Lampung FC, Persipasi Kota Bekasi dan Persema Malang. Persebaya Surabaya sendiri bermain di Divisi Utama dimusim 2017, sementara enam klub lain di Liga Nusantara.[tin/ted]

Tag : persebaya

Komentar

?>