Selasa, 21 Nopember 2017

318 Pesilat Surabaya Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Minggu, 27 Maret 2016 22:50:48 WIB
Reporter : Wahyu Hestiningdiah
318 Pesilat Surabaya Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Surabaya (Beritajatim.com)--Sebanyak 318 pesilat mengikuti ujian kenaikan sabuk, Minggu (27/03/2016) petang di Instituti Teknologi Adhi Tama Surabaya.

Dari 318 pesilat, secara keseluruhan adalah pesilat PSHT dari 40 ranting dan komisariat yang ada di Surabaya. Mereka satu per satu diuji guna menaikkan tingkat dari sabuk hijau ke putih.

Ada dua macam tes, yaitu secara teknik dan senam jurus. "Ini merupakan kegiatan rutin 6 bulan sekali yang kami gelar," ujar Ketua PSHT Surabaya Gatot Hariyono.

Diadakannya ujian kenaikan tingkat ini, menurut Gatot, tak lain bertujuan agar para pesilat Surabaya, yang didominasi pemuda, lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak.

"Saya berharap mereka juga akan bisa menggunakan ilmu yang didapat secara tepat," tambahnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Ikatan Pesilat Seluruh Indonesia (IPSI) Surabaya, Bambang Haryo menyampaikan, saat ini dukungan kepada organisasinya terus bertambah.

Salah satunya dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada dua BUMN yang telah memberikan bantuan kepada induk organisasi pencak silat: PT Pelindo III dan PT Angkasa Pura I.

"BUMN ini membutuhkan tenaga keamanan. Padahal, jumlah polisi Indonesia sangat terbatas, bandingkan dengan jumlah pesilat yang ada di negara ini," kata Bambang.

Dukungan ini sangat dibutuhkan organisasi. Selain bisa membantu menjaga keamanan, silat juga bisa dijadikan sebagai salah satu aset budaya. "Yang terpenting dari hal ini adalah bisa membina generasi muda yang handal," tambah Bambang. [air/way]

Tag : pencak silat

Komentar

?>