Olahraga

215 Anak dari 10 SSB Ikuti Festival Sepakbola U12

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 215 anak dari 10 SSB mengikuti program Festival Sepakbola U12 yang digelar Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pamekasan, di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan, Rabu (1/5/2019).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian dari program Pelatihan Wasit Lisensi D, sekaligus sebagai upaya memotivasi pesepakbola katagori kelompok umur untuk mencintai sepakbola.

“Hal ini merupakan langkah awal demi melahirkan bibit baru dalam hal olahraga, khususnya cabang sepakbola di Pamekasan,” kata Ketua Askab PSSI Pamekasan, Djohan Susanto.

Program tersebut diupayakan menjadi pondasi awal melahirkan pesepakbola profesional khususnya di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. “Melalui program ini, kita harapkan bisa memberikan motivasi bagi anak-anak untuk mencintai sepakbola,” ungkapnya.

“Tentunya dengan harapan semoga kedepan bisa lahir bibit baru putra daerah, khususnya Pamekasan, yang bisa berprestasi di bidang olahraga cabang sepakbola. Khususnya sebagai pemain sepakbola hebat di masa mendatang,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Komite Pembinaan Usia Dini Askab PSSI Pamekasan, Rahmat Basuki. Ia menilai pembinaan atlet sepakbola usia muda sangat penting untuk terus dilakukan. Sehingga nantinya melahirkan para atlet yang mencintai profesinya sebagai pesepakbola.

Happy fun together sangat perlu bagi anak usia dini, sebab mereka perlu diajarkan untuk mencintai sepakbola. Mereka harus merasa enjoy tanpa harus ada paksaan dari siapapun,” kata pria yang juga tercatat sebagai Pelatih Tim Sepakbola Porprov Pamekasan.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan berbagai pelajaran teknik dasar sepakbola yang baik dan benar. Di antaranya passing, first start, heading hingga teknik berlari membawa bola. “Selain teknik, mereka juga kita ajak melalui sebuah game,” jelasnya.

“Tidak hanya itu, anak-anak juga kita tekankan agar memiliki (jiwa) respect terhadap pemain lain. Baik itu kawan maupun lawan bermain, sebab sepakbola tidak hanya berbicara hasil (menang dan kalah) tapi juga mengajarkan tentang sikap persatuan,” pungkasnya. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar