Jum'at, 21 September 2018

Gus Ipul Sapa Nelayan Pesisir Gresik

Jum'at, 16 Februari 2018 14:42:02 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Gus Ipul Sapa Nelayan Pesisir Gresik

Gresik (beritajatim.com) - Calon Gubernur Jawa Timur 2018 (Cagub) Syaifullah Yusuf atau akrab disebut Gus Ipul menyapa nelayan pesisir Gresik. Tepatnya, di Balai Keling Nelayan, Kelurahan Kroman, Gresik, Jumat (16/02/2018). 

Dalam pertemuan itu, yang mengangkat tema 'Temu Wicara Potensi Kelautan dan Perekonomian Pesisir sebagai Sumber Kehidupan yang Berkelanjutan' dikemas santai sambil lesehan. 

Sedikitnya, ada 28 rukun perwakilan nelayan pesisir Gresik dari 7 kecamatan minus Pulau Bawean, menghadiri pertemuan tersebut yang sebagian besar mengutarakan uneg-unegnya problem nelayan. Baik itu permasalahan tangkap ikan, ekonomi maupun sosial. 

Khusnul Arifin (48) salah satu nelayan asal Pangkah Wetan, Gresik yang memwadahi 400 hingga 800 nelayan plus ABK mengatakan, salah satu problema yang dialami nelayan selama ini adalah terkait pemakaian alat tangkap yang dianggap tidak ramah lingkungan. 

Aturan tersebut, sudah dikeluarkan oleh Dinas Kelautan Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP). 

"Kami minta kepada Gus Ipul sebagai calon Gubernur Jatim memahami posisi nelayan. Sebab, kalau aturan tersebut tidak mendasar saat melaut nelayan tuding tidak ramah lingkungan. Sehingga, sewaktu melaut menjadi tidak tenang," katanya. 

Hal senada juga dituturkan oleh Muji (40) nelayan asal Desa Mengare, Manyar. Dirinya, mengeluhkan permasalahan pendidikan anak bagi keluarga nelayan. Karena itu, jika nanti Gus Ipul terpilih menjadi Gubernur Jatim agar pendidikan gratis dioptimalkan. "Kami minta ada pendidikan gratis bagi keluarga nelayan," tuturnya. 

Menanggapi hal ini, Gus Ipul berjanji segera menindaklanjuti aspirasi nelayan. Namun, bagi dirinya yang penting nelayan pendapatannya meningkat dan sejahtera.  "Soal pendidikan gratis termasuk menjadi prioritas kami," ungkapnya.

Gus Ipul juga menambahkan, mengenai perekonomian bagi nelayan dirinya juga berjanji akan meningkatkan taraf hidup nelayan. Sebab, Jatim punya potensi besar apalagi kalau didorong perempuan (keluarga nelayan). 

"Kaum perempuan harus terlibat untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga," tandasnya. [dny/ted]

Tag : gus ipul

Komentar

?>