Rabu, 23 Mei 2018

Puti Soekarno: Mari Antarkan Madura Pemenang di Kancah Global

Sabtu, 20 Januari 2018 19:43:08 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Puti Soekarno: Mari Antarkan Madura Pemenang di Kancah Global
Puti Soekarno Calon Wakil Gubernur Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) - Puti Guntur Soekarno tampil energik memotivasi ribuan santriwati di Pondok Pesantren Syaichona Cholil, Bangkalan-Madura, Sabtu (20/1/2018). 

Cawagub Jatim pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini menyampaikan pentingnya bagi para santriwati untuk berani mempunyai cita-cita tinggi.

"Anak-anakku, dari Madura kelak kalian harus menjadi bagian dari kemajuan daerah ini, bermanfaat bagi masyarakat, mengantarkan Madura, Jawa Timur dan Indonesia kita menjadi pemenang di kancah global," kata dosen tamu Asia Jepang Research Center, Kokushikan University Jepang ini. 

Ibu dari Rakyan Ratri Syandriasari Kameron (18 tahun) dan Rakyan Daanu Syahandra Kameron (16 tahun) itu lantas berbagi kisah masa kecilnya yang dekat dengan neneknya, Fatmawati Soekarno. Dari ibu negara pertama tersebut, Puti belajar bagaimana mengaji.

"Saya memanggil Ibu Fatmawati dengan sebutan Mbu. Suara beliau sangat merdu saat mengaji. Beliau mengajarkan kepada saya untuk selalu bersyukur, menjalani hidup dengan bahagia dan penuh optimisme. Nah, kalian yang masih sangat muda ini harus berani berpandangan jauh ke depan, punya visi, dan berani berjuang untuk meraihnya," ujar cucu Presiden RI Pertama Ir Soekarno ini.

Puti juga menekankan pentingnya sikap tidak boleh instan dalam menggapai yang diinginkan. Dia menceritakan bagaimana saat remaja harus menabung dan diajarkan hidup sederhana serta mandiri sejak kecil.

"Saya harus menabung dari uang jajan untuk membeli buku. Rajinlah membaca, karena itu pintu untuk kita melihat dunia, memahami situasi, memberi solusi bagi masalah sehari-hari," pesan istri Joy Kameron ini. 

Puti juga berbagi pesan tentang pentingnya menjalin silaturrahim seluas mungkin. Silaturahim menjadi pintu pembuka bagi lahirnya kesempatan-kesempatan baik.

"Saling silaturrahim atau dalam bahasa zaman now disebut kolaborasi adalah kebutuhan mutlak jika kita ingin berkembang," tegasnya. 

Usai diskusi, Puti pun diserbu para santriwati. Mereka bergantian bersalaman dan berfoto bersama. Salah seorang santriwati, Zubaida kegirangan bisa bertemu dengan Puti.

"Sebelumnya saya tahu beliau dari internet. Bu Puti pandai, cara menyampaikan pemikiran lugas sekali. Beliau juga cantik, Insya Allah bisa jadi penyemangat kami untuk belajar dan berjuang meraih cita-cita," tutur Zubaida mewakili santriwati lainnya. (tok/ted) 

Tag : gus ipul

Komentar

?>