Minggu, 23 September 2018

Ini Pesan Gus Ipul ke Pendamping PKH

Kamis, 14 Desember 2017 14:18:30 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Ini Pesan Gus Ipul ke Pendamping PKH

Surabaya (beritajatim.com) - Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap kepada para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) bersinergi dan melakukan inovasi di tengah keterbatasan yang ada. Untuk membantu operasional, pemerintah juga mulai mencairkan bantuan operasional bagi para pendamping ini.

"Hari ini secara simbolik kami berikan bantuan operasional Rp 650 ribu untuk masing-masing pendamping. Setiap tahun sudah dianggarkan untuk mereka ini, nilainya sama," kata Gus Ipul didampingi Kadinsos Jatim Sukesi usai menyerahkan secara simbolis bantuan operasional bagi PKH di kantor Dinsos Jatim, Kamis (14/12/2017).

Menurut Gus Ipul, ketika pendamping PKH melakukan pendampingan, tentu diperlukan beberapa biaya operasional yang memang tidak tercover sehingga diperlukan biaya tambahan untuk para pendamping ini.

"Kami ingin pendamping PKH bisa bekerja dengan lebih baik di tengah keterbatasan yang ada. Memang perlu inovasi dan kreatifitas, lebih-lebih ada pendamping yang sudah 10 tahun bekerja mulai tahun 2007," ujar Gus Ipul.

Para pendamping ini diharapkan juga terus bersinergi. Mereka yang sudah senior diharapkan mampu memberikan bimbingan bagi yang muda. Begitu sebaliknya, para pendamping muda diharapkan terus memberikan masukkan agar program ini benar-benar berjalan dengan benar.

"Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada laporan penyalahgunaan program ini. Tidak ada pungutan, sampai saat ini nggak ada laporan adanya pungutan," jelasnya.

Gus Ipul yakin, seluruh PKH telah memahami batasan-batasan kerja yang harus dilakukan. Semua kerja harus sesuai dengan apa yang telah diamanatkan kepada mereka.

"Saya percaya teman-teman PKH tahu apa yang dilakukan, tahu batasnya dan perlu melaksanakan tugas sesuai koridor ketentuan yang ada," tukasnya.

Sementara itu, di Jawa Timur jumlah pendaping PKH saat ini mencapai 4.008 orang dan tersebar di 38 kabupaten/kota. Sedangkan keluarga penerima PKH telah mencapai 1 juta keluarga.

Dengan program ini, maka kemiskinan di Jatim diharapkan juga terus bisa dikurangi. Kemiskinan adalah tanggung jawab semuanya. Pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat juga telah memiliki program pengurangan kemiskinan.

"Dulu saat awal saya dan Pakde Karwo dilantik, kemiskinan masih 16 persen, sekarang alhamdulillah turun tinggal 11,77 persen dan ditargetkan tahun depan bisa turun lagi menjadi 10 persen," pungkasnya. (tok/kun)

Tag : gus ipul

Komentar

?>