Senin, 20 Nopember 2017

Gus Ipul Ajak KIM Tangkal Hoax di Masyarakat

Selasa, 12 September 2017 15:38:51 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Gus Ipul Ajak KIM Tangkal Hoax di Masyarakat

Surabaya (beritajatim.com) - Perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang begitu massif membuat informasi palsu atau hoax semakin menyebar luas di tengah-tengah masyarakat.

"Apabila hal ini dibiarkan, dapat berpotensi memecah-belah masyarakat, bahkan mengancam persatuan bangsa. Untuk itu, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) diharapkan dapat menangkal berkembangnya hoax di tengah masyarakat," tegas Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat membuka Pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) IX Jatim tahun 2017 di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (12/9/2017). 

Menurut Gus Ipul, KIM dapat mengambil peran sebagai media yang menyediakan informasi yang valid agar menjadi rujukan masyarakat dalam menyebarluaskan informasi yang benar.

Dia berharap KIM terus memperkuat perannya di tengah masyarakat karena banyak tantangan di depan. Tantangan tersebut salah satunya kemajuan teknologi yang pesat.

Kemajuan ini, lanjutnya, harus diikuti dan dicermati dengan baik. Masyarakat harus bisa memilih dan memilah mana informasi yang benar dan mana yang palsu. Selain itu, kemajuan teknologi diharapkan membuat kabupaten/kota bisa maju bersama dan tidak ada kesenjangan antara desa dan kota.

"Siapa yang memperoleh informasi terlebih dahulu, dialah yang akan jadi pemenang. Untuk itu, KIM perlu memanfaatkan teknologi informasi dengan baik, seperti menyebarluaskan kebijakan-kebijakan pemerintah sehingga manfaatnya bisa dirasakan dan ujungnya kesejahteraan masyarakat bisa meningkat," katanya.

Selain itu, keberadaan KIM agar mampu menjadi wadah dalam mengenali masalah di sekitarnya dengan baik, mencari solusi, mengambil keputusan dan bekerjasama melaksanakan keputusan itu. Dengan menyelesaikan masalah tersebut, maka kemajuan dan kesejahteraan masyarakat akan terwujud.

Perkembangan KIM di Jatim, lanjut Gus Ipul, sangat menggembirakan dan mampu menjadi contoh provinsi lain. Jumlah KIM yang aktif di Jatim hingga saat ini berjumlah 319 kelompok dan merupakan terbesar di Indonesia.

"Saya yakin jumlahnya akan terus bertambah melihat tingkat partisipasi aktif dari KIM setiap kab/kota di Jatim," imbuh orang nomor dua di pemprov Jatim ini.

Dalam acara ini Gus Ipul sempat melakukan video conference dengan beberapa KIM di Jatim, yakni KIM Sari Warto dari Kab. Blitar, KIM Tlogo Mas dari Kota Malang, KIM Dewi Sri dari Kab. Lamongan dan KIM Kamboja dari Kab. Pamekasan.

Acara yang diselenggarakan pada tanggal 12-16 September ini mengambil tema Revitalisasi Peran KIM Sebagai Media Jurnalisme Warga Menuju Masyarakat Informatif. Pekan KIM sendiri merupakan sebuah wadah bertemunya KIM se-Jatimdengan berbagai kegiatan seperti Lomba Cerdik Cermat Komunikatif, Lomba Blog, Sarasehan dan workshop KIM hingga festival pertunjukan rakyat. Hingga saat ini, acara ini menjadi pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Wagub secara simbolis menyerahkan hadiah bagi pemenang Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK). Juara I diraih KIM Mojo dari Kota Surabaya, Juara II diraih KIM Citra Taruna Kenanga dari Kota Madiun, Juara III diraih KIM Tretes Taman Wisata dari Kab. Pasuruan, serta Juara harapan diraih KIM Sendang Potro dari Kab. Bojonegoro.

Selain piagam penghargaan dan trophy, masing-masing pemenang juga memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 6 juta (juara I), Rp 5 juta (juara II), Rp 4 juta (juara III), dan Rp 2,5 juta (juara harapan). (tok/kun)

Tag : gus ipul

Komentar

?>