Rabu, 23 Agustus 2017

Gus Ipul: Kiai dan Alumni, Alasan Santri Mondok

Jum'at, 11 Agustus 2017 12:30:45 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Gus Ipul: Kiai dan Alumni, Alasan Santri Mondok

Surabaya (beritajatim.com) - Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menilai, seorang santri yang belajar ilmu pengetahuan dan agama disebuah pondok pesantren (ponpes) yang disebut Mondok ditentukan oleh faktor pengasuh atau kiai.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Haul ke 30 KH Hasyim Mino di Pondok Pesantren Nurul Qodim di Kalikajar, Paiton, Probolinggo, Kamis (10/8/2017) malam.

Ia mengatakan, Mondok merupakan salah satu keinginan seorang santri dalam mencari berkah, rahmat dan ilmu pengetahuan dari kiai sekaligus pengasuh ponpesnya. Terkadang,  santri bertekad dari rumah dalam mencari ilmu pengetahuan dan agama tanpa disertai bekal yang cukup.

Bedasarkan survey, terungkap alasan bahwa seorang santri mondok di sebuah ponpes sekitar 50 persen disebabkan karena pengasuhnya atau kiai yang sangat disegani. Salah satunya kiai dan guru kita KH. Hasyim Mino di Paiton Probolinggo.

"Meskipun ia telah wafat, namun masih memberikan keberkahan kepada santrinya," ungkapnya.

Menurutnya, santri biasanya yang dicari adalah ridho. Santri berharap, dengan menimba ilmu kepada kiai dan ulama yang teruji, kelak mereka akan bertemu kembali di surganya Allah pada akherat nanti.

Alasan lainnya, lanjut Gus Ipul sapaan akrabnya seorang santri mondok di sebuah ponpes dikarenakan alumni. Kesuksesan alumni sebuah ponpes menjadi tolak ukur seorang santri untuk menimba ilmu di sebuah ponpes.

Ia menyebut, banyak alumni di sebuah ponpes besar telah menjadi tokoh besar di daerah. Kondisi itulah yang akhirnya diikuti oleh santri lainnya untuk terus belajar dan mengembangkan diri di ponpes.

"Jadi pengaruh alumni sangat besar. Alhamdulillah, alumni Nurul Qodim telah banyak menjadi tokoh dan orang-orang hebat yang menjadi panutan. Saya bersyukur banyak alumni yang bekerja dan mengabdi diberbagai bidang seperti bidang mereka mempunyai pengaruh besar kepada ummat yang ada," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul mengingatkan banyaknya permasalahan di sekitar kita. Salah satunya narkoba. Narkoba bukan masalah bangsa, tapi masalah dunia. "Semoga santri, santri dan pondok kita kita dijauhkan dari permasalahan dan penyakit dari bangsa," pungkasnya. [tok/but]

Tag : gus ipul

Komentar

?>