Minggu, 17 Desember 2017

Gus Ipul: Kampus Tumbuhkan Semangat Nasionalisme

Kamis, 10 Agustus 2017 22:44:04 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Gus Ipul: Kampus Tumbuhkan Semangat Nasionalisme

Surabaya (beritajatim.com) - Rasa cinta tanah air dan nasionalisme bisa ditumbuhkan melalui pendidikan. Keberadaan kampus atau perguruan tinggi menjadi instrumen penting untuk menjaga rasa cinta tanah air dan menumbuhkembangkan semangat nasionalisme terutama bagi mahasiswa.

Hal ini disampaikan Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menjadi pembicara di live on air Radio Republik Indonesia (RRI) bertajuk 'Orang Kampus Bicara Nasionalisme' di Plasa Proklamasi Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Kamis (10/8/2017).

Gus Ipul mengatakan, selain tempat menumbuhkan nasionalisme, beberapa survei mengatakan kampus juga menjadi tempat menyebarnya paham radikalisme.

Untuk itu, yang perlu dilakukan adalah memperluas wawasan dan kesempatan mahasiswa untuk ikut dalam pendidikan kewarganegaraan yang ada dalam kampus, baik melalui kurikulumnya maupun kegiatan kemahasiswaan.

"Ini penting agar mahasiswa memiliki cara pandang terhadap Indonesia secara utuh, tidak sepotong-potong," terangnya sambil menambahkan bahwa rasa nasionalisme dan cinta tanah air bisa diwujudkan dalam bentuk nyata seperti membantu orang lain dan peduli lingkungan.

Menurut dia, pendidikan nasionalisme tak hanya tanggungjawab pemerintah, tapi juga pihak lain, salah satunya tokoh agama. Ia mencontohkan bagaimana ulama-ulama di Jatim memiliki motto cinta tanah air adalah bagian dari iman yang disebarluaskan melalui kegiatan keagamaan, salah satunya lewat tempat ibadah.

Selain itu, dalam proses pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak, tapi dibutuhkan kerjasama dan partisipasi semua pihak. "Kita tidak bisa membangun bila ada ego sektoral, perlu partisipasi masyarakat. Dan memang diakui masih ada masyarakat yang harus dipaksa, tapi ada juga yang punya kesadaran," kata orang nomor dua di pemprov Jatim ini.

Sementara itu, Direktur Utama RRI Rohanuddin mengatakan, nasionalisme bukan warisan tapi harus diperjuangkan oleh seluruh anak bangsa. Ciri negara plural pasti ada konflik vertikal maupun horizontal. Untuk itu, yang harus dilakukan saat ini adalah bagaimana masalah atau konflik ini bisa bersama-sama diredam oleh seluruh komponen bangsa. (tok/ted)

Tag : gus ipul

Komentar

?>