Minggu, 24 September 2017

Gus Ipul: Pendamping Harus Bantu Warga Desa Berdaya

Kamis, 20 April 2017 15:51:23 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Gus Ipul: Pendamping Harus Bantu Warga Desa Berdaya

Surabaya (beritajatim.com) - Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, keberadaan pendamping desa diharapkan bisa lebih memajukan desa. Caranya, pendamping desa harus mampu bersinergi dan membantu perangkat dan kepala desa untuk memajukan desanya masing-masing.

"Fungsi dari tenaga pendamping adalah bekerjasama dengan kepala desa dalam memperkuat tata kelola desa dalam mengevaluasi dan memonitoring program yang dijalankan," kata Gus Ipul ketika membuka Orientasi Pengelola Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) di Hotel Selecta, Kota Batu, Rabu(19/4/2017).

Menurut Gus Ipul, kemajuan desa secara sederhana bisa dilihat jika laju urbanisasi bisa ditekan. Artinya, warga desa lebih mandiri sehingga betah untuk bekerja di desanya tanpa harus pergi ke kota.

Gus Ipul mengatakan, anomali yang kini terjadi di desa dimana laju pertumbuhan inflasi lebih tinggi dibanding di kota juga majadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.

"Inflasi tinggi desa karena para petani kini lebih suka menjual produknya sebelum panen. Gabah misalnya dijual ke kota, sedangkan masyarakat desa harus membeli beras dari kota. Ini salah satu yang menjadikan inflasi di desa kini lebih tinggi dari kota," ujarnya.

Padahal, laju inflasi yang tinggi menjadikan ketimpangan dan kemiskinan akan semakin tinggi pula. Belum lagi, layanan dasar di desa juga belum sepenuhnya baik. Ketersediaan air bersih, pengetahuan tentang gizi serta sanitasi juga perlu terus dilakukan pendampingan.

"Di sinilah fungsi pendamping desa yang harus bisa bersinergi dengan kepala desa, tokoh masyakarakat dan terus melakukan pendampingan kepada masyarakat," kata Gus Ipul.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga berpesan agar para pendamping desa juga bisa membantu pemerintah dalam memerangi penyebaran penyakit kusta dan tuberculosis. Dari catatan yang ada, Indonesia saat ini merupakan negara terbesar ketiga penderita kusta setelah India dan Brazil. Sedangkan Jawa Timur sendiri, adalah yang tertinggi di Indonesia.

Begitu juga tuberculosis angkanya juga masih cukup tinggi. "Kusta dan tuberculosis bisa disembuhkan asal dilakuan penanganan cepat dan segera dibawa ke puskesmas atau dokter terdekat," pungkasnya. (tok/ted)

Tag : gus ipul

Komentar

?>