Sabtu, 25 Februari 2017

Gus Ipul: Baik Buruknya Sekolah Tergantung Kepala Sekolah

Rabu, 04 Januari 2017 16:44:46 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Gus Ipul: Baik Buruknya Sekolah Tergantung Kepala Sekolah

Surabaya (beritajatim.com) - Gubernur Jatim Soekarwo dan Sekdaprov Jatim Akhmad Sukardi melantik ribuan kepala SMA/SMK se-Jatim, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim dan pengawas pendidikan.

Acara pelantikan digelar di gedung negara Grahadi Surabaya pada Rabu (4/1/2017) secara bergantian.
 
Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, kepala sekolah merupakan leader, supervisor dan edukator mempunyai tugas mengawal pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan nomor 44 tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan.

"Artinya, baik buruknya pengelolaan sekolah serta maju dan terbelakangnya unsur pendidikan di sekolah semuanya tergantung kepemimpinan kepala sekolah. Saya harap kepala sekolah dapat menjadi teladan dan pelopor kebaikan dalam segala bidang, termasuk menghapus pungutan liar. Karena lewat sekolahlah akan tercipta generasi penerus kemajuan bangsa," tegasnya kepada wartawan.

Gubernur Jatim Soekarwo meminta guru-guru di Jatim fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan moralitas atau sisi soft skill. Ini karena masyarakat Jatim memiliki kepercayaan tinggi pada guru dalam membentuk karakter dan kepribadian anak, baik dari sisi ketrampilan serta iman dan takwa (imtak).

"Jatim memiliki kultur khas paternalistik yang menganggap guru adalah contoh teladan bagi anak-anaknya, oleh sebab itu pembentukan karakter juga bisa dimulai dari sekolah. Keberhasilan proses pendidikan dan tatanannya di sekolah lebih dari 50 persen ditentukan oleh kebijakan yang dibuat kepala sekolah," tukasnya.

Ia menjelaskan, program di bidang pendidikan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat yakni menjalankan Ujian Nasional Tahun Ajaran 2016/2017 Berbasis Komputer (UNBK) di seluruh Jatim. Selain itu juga menyukseskan Ujian Nasional Berstandar Nasional (USBN), serta memaksimalkan penyerapan lulusan SMK lewat program Link and Match.

"Kami juga mendukung Program Indonesia Pintar (PIP) yang dicanangkan Pemerintah Pusat serta Penuntasan Program Wajib Belajar (Wajar) 12 tahun terus menjadi perhatian utama kita," urainya.

Ditambahkan, untuk penarikan Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) juga harus melalui perhitungan sesuai standar yang dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS). Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan Jatim memberikan program keringanan/gratis SPP bagi peserta didik yang tidak mampu.

"Saat ini wajar 12 tahun bagi peserta didik miskin sekitar 34 persen dari total siswa sekolah lanjutan atas telah mendapat beasiswa. Dengan komposisi bantuan beasiswa 50 persen pemerintah pusat, 30 persen pemprov dan 20 persen pemkab/kota," jelasnya.

Dari total 785 kepala SMA/SMK se-Jatim, kepala sekolah yang dilantik hanya 781 orang. (tok/ted)

Tag : gus ipul

Komentar

?>