Selasa, 30 Mei 2017

Gus Ipul Bertemu Wadubes Perancis Jalin Kerjasama Dagang

Jum'at, 16 Desember 2016 16:33:30 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Gus Ipul Bertemu Wadubes Perancis Jalin Kerjasama Dagang

Surabaya (beritajatim.com) - Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyambut baik tawaran kerjasama yang ditawarkan oleh Pemerintah Perancis. Kerjasama yang ditawarkan meliputi bidang pengembangan tata kota, penyediaan air bersih dan pengelolaan sampah serta pengembangan kemaritiman mengingat lokasi Jatim yang sangat strategis.

"Kerjasama yang ditawarkan Perancis ini cukup penting dan bisa menjadi pertimbangan pembangunan Jatim ke depannya. Selain itu melalui kerjasama ini diharapkan hubungan antara Jatim dengan Perancis akan makin meningkat," kata Gus Ipul saat menerima audiensi Wakil Duta Besar Perancis di Jakarta H.E Charles Henri Brosseau di kantor Gubernur Jatim, Jumat (16/12/2016).

Ia menyampaikan, kerjasama ini penting segera ditingkatkan karena berdasarkan data yang ada Neraca Perdagangan Jatim ke Perancis selama tahun 2012-2016 senantiasa menunjukkan defisit bagi Jatim. Bahkan, sesuai data statistik penurunannya mencapai 20 persen, dan jika dilihat dari ranking dua tahun lalu Perancis peringkat 20 sedangkan sekarang rangking 24.

"Defisit neraca perdagangan ini menjadi perhatian serius bagi kami yang berada di pemerintahan. Walaupun nilai ekspor impor Jatim ke Perancis tidak sebanyak dengan negara lain seperti Amerika, Brazil, Korea Selatan ataupun China, namun kita upayakan jangan sampai nilai dagangnya semakin turun," jelasnya.

Dia menjelaskan, beberapa komoditi utama ekspor non migas Jatim ke Perancis yakni perabot, penerangan rumah, alas kaki, mesin listrik, ikan dan udang, kertas dan barang-baang dari kayu. Sedangkan komoditi impor non migas dari Perancis diantaranya gandum-ganduman, susu, mentega, bubur kayu/pulp, dan berbagai makanan olahan.

"Sebagai negara besar di Eropa saya harap kerjasama lebih mendalam bisa dilakukan baik di bidang ekonomi, sosial budaya. Khususnya di bidang pendidikan akan lebih difokuskan berbasis vokasional atau ketrampilan supaya SDM kita memiliki nilai tambah," urainya.

Jatim memiliki banyak hubungan baik dengan banyak negara, dan tidak sedikit yang menempatkan perwakilannya karena menganggap Jatim adalah hub Indonesia Timur. Saat ini sudah  ada tiga negara yang memiliki Konsulat Jenderal di Surabaya yakni Amerika, Jepang dan China, dan 19 negara yang memliki Konsul Kehormatan di Jatim. Pada kesempatan ini Pemprov Jatim juga menyambut baik rencana penempatan Konsul Kehormatan Perancis di Surabaya.

"Melalui Konsul Kehormatan yang baru ini nantinya saya harapkan bisa menjembatani hubungan antara Jatim dan Perancis," harapnya.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Perancis di Jakarta H.E Charles Henri Brosseau mengatakan, Jatim khususnya Surabaya merupakan kota yang sangat penting di Indonesia. Karenanya Perancis menginginkan untuk memperat hubungan dengan Jatim sebab kemajuan dan pengembangan ekonomi  di Jatim cukup baik. Selain itu Perancis juga memiliki program pengembangan City Of Tomorrow untuk Kota Surabaya.

"Kami juga akan merayakan kerjasama budaya yang terbina sudah cukup lama dengan Jatim di Surabaya yang memasuki usia ke 50. Tepatnya pada tanggal 30 Januari 2017 kami akan memamerkan berbagai teknologi yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan di Perancis," terangnya. [tok/but]

Tag : gus ipul

Komentar

?>