Sabtu, 18 Agustus 2018

Anwar Ibrahim-PBNU Bahas Pencegahan Radikalisme

Senin, 21 Mei 2018 09:39:21 WIB
Reporter : -
Anwar Ibrahim-PBNU Bahas Pencegahan Radikalisme

Jakarta (beritajatim.com) - Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat Malaysia, Anwar Ibrahim menyambangi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj di Kantor PBNU, Jakarta, Minggu (20/5/2018) malam.

"Kita memperkuat hubungan antara Malaysia dan NU, terutama menyamakan persepsi Islam yang damai, yang ramat, antiradikalisme, antiterorisme, yaitu yang kita kenal dengan Islam Nusantara," ujar Said.

Said menuturkan saat berbincang dengan Anwar Ibrahim, tokoh reformasi Malaysia itu menyesalkan terjadinya aksi bom oleh sekelompok teroris di Surabaya pada akhir pekan lalu.

"Apalagi masyarakat Indonesia sudah terkenal ramah, santun, kok tiba-tiba radikal. Itu hal yang sangat mengagetkan. Oleh karena itu, kita angkat Islam Nusantara untuk meng-counter (mengatasi) Islam radikal. Karena ini mencoreng dan mengotori Islam. Nabi Muhammad tidak pernah menoleransi kekerasan," kata Said.

Sementara, Anwar Ibrahim mengatakan pihaknya akan mengundang Said Aqil mewakili PBNU untuk menyamakan persepsi tentang Islam yang benar. Sebab, di Malaysia juga ada benih-benih radikalisme kendati tidak separah di Indonesia.

"Malam ini kita fokus pada permasalahan umat Islam tentang keperluan menyederhanakan pemahaman, bukan berarti meremehkan soal syariat atau hukum karena Islam itu rahmatan lil alamin," kata Anwar Ibrahim.

Anwar mengaku optimis dengan pemerintahan baru Malaysia akan bekerja sama dengan Indonesia dalam menghadapi tantangan baru, karena dunia lebih menyoroti Indonesia mengingat Indonesia Islamnya mayoritas dan budayanya banyak.

Anwar Ibrahim yang belum sepekan bebas dari penjara, memenuhi undangan Presiden RI 1998-1999 BJ Habibie sebagai teman dekat untuk merayakan ulang tahun ke-20 reformasi Indonesia dan mengenang almarhumah Ainun Habibie.[inilah.com]

Tag : pbnu

Komentar

?>