Kamis, 22 Februari 2018
Dibutuhkan Wartawan Kriminal di Surabaya, Usia Maks 27 Tahun, S1, Punya Pengalaman, Kirim lamaran ke beritajatim@gmail.com

FPP Minta BIN dan Komunitas Intelijen Bekerja Lebih Sigap

Senin, 12 Februari 2018 10:41:34 WIB
Reporter : Ainur Rohim
FPP Minta BIN dan Komunitas Intelijen Bekerja Lebih Sigap
Gereja di Kabupaten Sleman, Yogyakarta yang diserang.

Jakarta (beritajatim.com)--Ketua Fraksi PPP DPR RI, Reni Marlinawati, mengatakan, prihatin atas peristiwa kekerasan yang terjadi di Gereja Lidwina Sleman Yogyakarta. Tindakan kekerasan atas nama apapun tidak boleh terjadi.

Dia meminta aparat penegak hukum melakukan tindakan tegas atas peristiwa tersebut. "Kekerasan yang menimpa jemaat gereja Lidwina, Sleman ini melengkapi peristiwa sebelumnya terhadap tokoh agama seperti terhadap Biksu di Kabupaten Tangerang, aktivis Islam serta seorang kiai di Bandung, Jawa Barat. Peristiwa tersebut jangan sampai menjadi tren kekerasan terhadap tokoh agama, sehingga menimbulkan keresahan bagi pemeluk beragama di Indonesia," tegas Reni dalam pers rilisnya yang diterima beritajatim.com, Senin (12/2/2018).

FPP, tambahnya, meminta Badan Intelejen Negara (BIN) serta badan intelejen keamanan (Baintelkam) Polri untuk bekerja lebih sigap dalam mendeteksi dini potensi kekerasan yang terjadi di tengah masyarakat, khususnya yang menimpa tokoh agama.

Peristiwa kekerasan hingga empat kali kepada tokoh agama, katanya, menunjukkan kinerja intelejen kita kurang maksimal. "Saya berharap, kinerja intelejen lebih ditingkatkan, agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi," ingatnya.

Selain itu FPP mendorong Kementerian Agama untuk secara intens menggelar dialog antaragama untuk memastikan sikap toleransi antarumat beragama serta internal umat beragama. Langkah ini penting untuk memastikan hubungan antaragama di Indonesia berjalan dalam suasana yang kondusif.

"Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengutamakan pencegahan atas tindakan kekerasan yang terjadi terhadap tokoh-tokoh agama. Langkah ini penting untuk mewujudkan situasi kondusif di tengah masyarakat terlebih dalam menyongsong tahun politik yakni pilkada serentak di 171 daerah," tandasnya. [air]

Komentar

?>