Kamis, 13 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Cerita Mahasiswa Magang di beritajatim.com: Bangga, Sedih dan Menantang

Rabu, 03 Oktober 2018 05:39:50 WIB
Reporter : Indi Latif
Cerita Mahasiswa Magang di beritajatim.com: Bangga,  Sedih dan Menantang
Arifah Syarofina Mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam UINSA

Surabaya (beritajatim.com) - Jurnalistik merupakan hal yang paling diminati dari sosok Arifah Syarofina mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya asal Tuban.

"Meskipun saya belum mahir dalam dunia ini tapi saya nyaman dengan jurnalistik. Karena dengan menjadi seorang wartawan semua hal jadi bisa dilakukan. Seumpama ada event teknologi kemudian beralih ke ekonomi dan banyak hal meskipun tidak di dunia pendidikan saja," ungkapnya

Menurut Arifah pengalaman liputan yang menarik adalah ketika liputan di Jatim Expo saat syukuran relawan Khofifah sekaligus penghargaan untuk atlet jawa timur.

Dalam hal itu ia sangat terkesan dengan atlet-atlet yang telah membanggakan negaranya, dari situ ia terinspirasi dengan para atlet. Apalagi ketika ada kirab semuanya hadir dan ada orang yang berbaju merah-merah disitulah Arifah merasa senang dan bisa berfoto dengan beberapa atlet kesayangannya.

Tak hanya hal yang manarik saja tetapi ada juga hal yang sedih. "Pas liputan ada salah satu orang yang tidak menganggap saya sebagai wartawan, ketika orang itu melirik saya dan berbisik kesalah satu temannya kemudian bilang itu wartawan beneran tidak sih," ungkapnya.

Dari sini Arifah merasa minder karena tidak berpakaian seperti yang dipakai wartawan perempuan yang lainnya.

Selain itu ada hal yang menyedihkan ketika ia liputan disalah satu warga yang berduka, dari situ ia merasa bingung, apa yang harus ia lakukan.

Setidaknya ada kajian psikologi dulu sebelum wawancara ke warga yang sedang berduka, nanti takutnya menyinggung perasaannya.

"Kalau saya disuruh begitu lagi, saya minta kajian psikologi dulu, biar berita saya itu tidak informatif saja gitu loh, ya bisa mendalam. Sehingga saya bisa tanya dan tidak menyinggung perasaan orang yang telah berduka," ungkapnya. (Ind/ted)

Tag : beritajatim

Komentar

?>