Kamis, 18 Oktober 2018

Suka Duka Mahasiswa Magang Jadi Wartawan (2)

Magang Jurnalis di beritajatim.com: Berat Mengemban Tugas Jadi Wartawan

Rabu, 03 Oktober 2018 00:15:08 WIB
Reporter : Isdiadatul Mawaddah
Magang Jurnalis di beritajatim.com: Berat Mengemban Tugas Jadi Wartawan
Indi Latifatur Rosyida Mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam UINSA


Surabaya (beritajatim.com) - Sebulan penuh tiga mahasiswa Universitas Islam Negeri Surabaya melaksanakan magang di Beritajatim.com. terhitung mulai tanggal 3 September hingga 2 Oktober 2018.

Salah satunya adalah Indi Latifatur Rosyida. Mahasiswa asal kediri ini memiliki pengalaman saat liputan wartawan hilang yang menurutnya sangat berkesan.

"Saat itu aku mau liputan pak Jokowi yang datang ke Surabaya di JX Internasional, waktu sudah mau nyampek tempat ada tugas buat liputan wartawan hilang, langsung saya kesana, " ujar Indi dengan tersenyum.

Ia melanjutkan, pihak keluarga menelusuri keberadaan wartawan tersebut, hingga memakan banyak waktu untuk menunggu informasi selanjutnya. Pada saat itu ia sempat berbincang dengan ayah dari wartawan tersebut.

"Saat ngobrol dengan ayah wartawan hilang, ditanyai, kenapa kalian pengen jadi seorang wartawan, kalian kan cewek, wartawan itu kapanpun di panggil untuk liputan harus siap, kalian cewek tapi kok mau jadi wartawan, dan aku menjawab pengen cari pengalaman, " celotehnya.

Pertanyaan tersebut membuat ia berfikir mengenai profesi seorang wartawan. Selain itu ada hal yang membuat ia sedih, saat ada liputan seminar internasional dan pesan yang ingin disampaikan dalam berita tidak bisa dipahami pembaca.

"Saat itu aku khawatir dengan beritaku, karena dapat komen dari pak Teddy dan pak Ribut selaku redaktur. Deg gitu, " jelasnya.

Akan tetapi ada hal yang paling membuat ia merasa bahagia, di mana pada saat itu ada liputan di Grand City. Ia diarahkan, diajak main game juga dan mendapat hadiah.

"Aku merasa pada saat itu nggak ada beban untuk berfikir mau ambil angel apa, mengalir begitu saja, dan itu menyenangkan, " ujarnya.

"Magang itu memang capek, ke sana kemari, menghabiskan bensin, sepeda pernah mogok di tengah jalan, tapi semua itu memang butuh perjuangan, semua wartawan pasti pernah mengalami seperti itu, berlika-liku, jadi aku harus jadi orang yang kuat, dan aku bisa merasakan jadi seorang wartawan itu seperti apa, perjuangan untuk mendapatkan berita, dari situ saya tidak ingin jadi wartawan, " pungkasnya. (isd/ted)

Tag : beritajatim

Komentar

?>