Sabtu, 15 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Suka Duka Mahasiswa Magang Wartawan (1)

Cerita Magang di beritajatim.com, Dulu Cuek Sekarang Jadi Peka Lingkungan

Selasa, 02 Oktober 2018 22:47:46 WIB
Reporter : Arifah Syarofina
Cerita Magang di beritajatim.com, Dulu Cuek Sekarang Jadi Peka Lingkungan
Isdiadatul Mawaddah Mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam UINSA

Surabaya (beritajatim.com) - Pengalaman adalah sebuah tahap pembelajaran bagi setiap orang. Seperti halnya mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya yang magang di beritajatim.com menuturkan sejumlah suka dan duka saat meliput. Ikuti Kisahnya. 

Isdiadatul Mawaddah misalnya, mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam ini mengatakan bahwa banyak hal baru yang ia dapat saat menjadi wartawan magang.

Suatu yang belum pernah ia ketahui menjadi sebuah ilmu serta pembelajaran kemudian hari.

"Dulu tidak tahu, dengan adanya liputan dan menjadi wartawan sekarang jadi tahu. Contohnya kemarin pembelajaran pas syukuran gojek ada sesuatu hal yang berhubungan dengan hukum jadi tahu gimana prosesnya hukum saat menggugat, dan perjuangannya para driver. Saya juga belajar untuk membranding diri supaya menjadi wartawan yang benar," katanya, Selasa (02/09/2018)

Tak hanya itu, saat proses peliputan selama sebulan Ia mengalami perubahan dalam dirinya. Perubahan tersebut berupa kepribadian yang dahulunya penakut dan tidak perhatian dengan sekitar dituntut untuk menjadi pemberani dan terbuka dengan semua.

"Dulu penakut gak begitu care. Dipaksa komunikasi dengan sekitar peka terhadap lingkungan jadi kepekaan terasah," cetus Datul sapaan akrabnya.

Ia juga menjelaskan bahwa menjadi wartawan adalah sebuah kebahagiaan, meski banyak rintangan yang selalu menghadang. Dengan menjadi wartawan Ia mengerti banyak hal dari segala aspek kehidupan mulai dari sosial, budaya, etika dan hukum.

"Yang paling berkesan ketika kita dianggap wartawan, dihargai kesini mbak, kesini. Soalnya pernah kejadian ditelantarkan karena dianggap wartawan bodrek. Tapi setelah itu tahu bahwa stepnya di event harus perkenalan dulu agat dikenal banyak orang," jelas mahasiswa asal Gresik itu. (ars/ted)

Tag : beritajatim

Komentar

?>