Minggu, 28 Mei 2017

Beritajatim.Com Jaga Tradisi Juara Karya Jurnalistik

Kamis, 30 Maret 2017 11:06:18 WIB
Reporter : Teddy Ardianto Hendrawan
Beritajatim.Com Jaga Tradisi Juara Karya Jurnalistik

Surabaya (beritajatim.com) - Awak media Beritajatim.Com terus menjaga tradisi juara karya tulis jurnalistik. Dalam satu tahun terakhir, lima wartawan Beritajatim.Com mampu meraih penghargaan, baik skala regional maupun nasional. Tercatat ada nama Rahardi J Soekarno,, Temmy Pratima PA, Tulus Adarrma, Oryza Ardiansyah Wirawan, dan Ribut Wijoto.

Rahardi Soekarno Junianto yang akrab disapa Antok kembali meraih juara Lomba Karya Tulis Wartawan (LKTW) Pemprov Jatim pada tahun 2016. Tulisan berjudul 'Kerja Keras Bojonegoro Melawan Stigma Kemiskinan' meraih juara I dan berhasil mengungguli 37 wartawan kelompok kerja (pokja) pemprov. Tulisan diperoleh saat LKTW diadakan di Kabupaten Bojonegoro, 3-4 September 2016.

Sebelumnya pada tahun 2015, Antok juga meraih juara I dengan tulisan berjudul "BH Batok Kelapa 'Si Ibien' Melancong ke Jamaika". Tulisan diperoleh saat LKTW diadakan di Banyuwangi dan Situbondo.

Setahun ini, Antok juga mencatatkan namanya sebagai salah satu pemenang lomba 'Kopi Jawa Timur, Dalam Secangkir Kopi ada Sejuta Solusi' yang digelar Juli hingga 31 Juli 2016. Reporter bertubuh tambun ini menulis karya jurnalistik berjudul "Gus Ipul, Antara Kopi Susu dan Kopipah". Pada tulisan itu, Antok membeberkan beragam jenis kopi di Tanah Air. Sekaligus menjabarkan tentang tradisi ngopi yang melekat di masyarakat. Antok juga memberi apresiasi kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang memiliki perhatian serius terhadap sektor perkebunan kopi.

Adapun Temmy Pratima Parama Andani menjadi salah satu dari tujuh peraih Anugerah Jurnalistik Migas (AJM) 2016 yang diselenggarakan Kangean Energy Indonesia (KEI). Dalam lomba penulisan migas bertema 'Transformasi Masyarakat Sekitar Operasi Perusahaan Melalui Program Tanggung Jawab Sosial', Temmy meraih penghargaan melalui tulisan berjudul 'Menyemai Harapan di Balik Emas Hitam'.

Penghargaan dalam AJM yang digelar akhir 2016 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa), Ali Masyhar pada tanggal 2 Februari 2017.

Jurnalis Beritajatim.Com, yang bertugas di Kabupaten Bojonegoro, Tulus Adarrma menyabet juara tiga lomba karya tulis dan foto jurnalistik 2016. Lomba yang diselenggaran oleh operator minyak dan gas bumi (migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) itu diikuti oleh wartawan wilayah Tuban, Bojonegoro dan Surabaya.

Ajang prestisius ini mengangkat tema Kinerja Operasi dan CSR JOB PPEJ Sepanjang Tahun 2016. Kegiatan itu merupakan puncak kegiatan yang dilakukan oleh JOB PPEJ setelah melakukan beberapa pelatihan karya tulis terhadap wartawan. "Itu terbukti bahwa karya tulis yang dikirim bagus-bagus," ujar Admin Manager JOB PPEJ, Endang Retnowati.

Di bidang pariwisata, hasil liputan wartawan Beritajatim.Com ternyata juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Kali ini Ribut Wijoto yang meraih juara 3 lomba karya jurnalistik wisata yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim 2016.

Karya jurnalistik Ribut berjudul 'Watukarung, Bukan Sebatas Ombak dan Pasir' terbit di Beritajatim.Com, Kamis (25/8/2016). Tulisan ini memaparkan keelokan pantai Watukarung di Pacitan. Tentang pasirnya, bebatuannya, rindang pepohonannya, dan ombaknya yang kerap ditunggangi peselancar luar negeri.

Bukan hanya tentang pesona pantai, tulisan Ribut juga menjabarkan gagasan dan terobosan brilian dari kepala desa Watukarung Wiwid Peni Dwiantari. Seorang kepala desa yang memiliki wawasan luas dan pandangan jauh ke depan. Kades Wiwid berhasil menata lingkungan pantai sehingga selalu nyaman. Dia juga berhasil menguatkan peran warga sekitar dalam pengembangan wisata. Hasilnya, wisata berkembang dan ekonomi masyarakat terangkat.

Oryza A. Wirawan melengkapi kedigdayaan Beritajatim.Com dengan meraih juara kedua lomba karya tulis mengenai pergulaan nasional yang digelar PT Perkebunan Nusantara XI pada 2016. Wartawan yang baru-baru ini menerbitkan buku 'Pembunuhan di Ladang Tebu' dan 'Merindukan Anfield' ini menulis artikel berjudul ‘Janji Jokowi, Air Mata Rini, dan Mimpi Buruk yang Berulang’ terbit Minggu, 31 Juli 2016.

Dalam tulisannya, Oryza secara apik memadukan data dan analisa. Dengan merunut sejarah perkebunan tebu, Oryza menemukan fakta bahwa regulasi pemerintah belum pernah berpihak pada nasib petani tebu. Ironi yang berulang-ulang sejak zaman penjajahan Belanda sampai pemerintahan Jokowi. [ted]

Tag : beritajatim

Komentar

?>