Jum'at, 28 April 2017

Dari Harapan Hingga Jadi Kenyataan

Sabtu, 06 Agustus 2016 12:45:27 WIB
Reporter : Septi Fatmawati
Dari Harapan Hingga Jadi Kenyataan

Surabaya (beritajatim.com) – Aviv Uswatun Khasanah, mahasiswi Universitas Negeri Malang ini mengaku jika ia menyukai sesuatu yang menantang, berbeda dari yang lain, karena ia memang beda! Itulah sebabnya ia beranikan diri melangkah ke Kota Surabaya ini untuk belajar menjadi reporter.

Ketika banyak orang berfikir bahwa anak Sastra Inggris hanya akan menjadi tour guide atau translator, disini, di salah satu meja di dalam kantor Beritajatim.com, ia ingin menunjukan jika ia berbeda.

"Saya bukanlah seseorang yang suka mengikuti arus, dan itulah yang membuat saya dari awal ingin menjadi seorang reporter. Dan Beritajatim Cyber Media menjadi tempat tujuan saya," ungkap mahasiswi berusia 21 tahun ini.

Dia juga menambahkan, "setelah dua bulan menjadi bagian dari Beritajatim.com, banyak hal yang membuat saya senang dan bangga. Bukan berarti tidak ada hal-hal yang membuat saya sedih, marah atau kecewa. Hanya saja semua itu kini menjadi sebuah kenangan yang membawa senyuman. Jika ia sering mendengar bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, maka hal ini juga tidak jauh berbeda, ‘kesedihan adalah senyuman yang tertunda".

Dia juga menceritakan pengalaman liputan pertama kali yang masih membutuhkan bimbingan dari bapak-bapak redaktur. Tidak tahu harus bagaimana, dan tidak tahu harus berbicara kepada siapa sebagai narasumber, hingga berujung dengan puluhan pesan yang ia kirimkan kepada para redaktur bertanya soal ini dan itu.

Akan tetapi dari tugas-tugas liputan itulah ia belajar menjadi lebih percaya diri. Juga belajar cara menghadapi narasumber yang tentu saja, memiliki karakter yang berbeda-beda. Kadang ada narasumber yang galak dan serius, tapi ada juga yang baik dan suka bercanda.

"Berbicara soal karakter, mengingatkan saya saat dimana saya merasa diremehkan. Dengan keinginan saya menulis laporan berita tentang perfilman, saya lalu mendatangi salah satu bioskop di Surabaya. Bukannya saya yang bertanya, malah saya yang dicerca berbagai pertanyaan. Seakan masih tidak dipercaya, bahkan kartu identitas dan surat tugas saya harus melewati proses scanning. Namun hal itu tak menghentikan saya, berita tentang perkembangan film di Surabaya harus tetap saya dapatkan," ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga masih ingat saat harus meliput berita tentang Gus Ipul. Saat itu adalah sebuah event nonton bola bareng. Berangkat dari rumah kos pukul 10 malam, lalu menunggu kedatangan beliau hingga pukul 11 atau 12 malam. Ia mengaku jika rasa nervous saat berbicara dengan Gus Ipul tidak bisa ia sembunyikan.

"Setiap kali saya memutar ulang rekaman wawancara saya dengan beliau, suara yang terbata-bata dan keheningan yang terjadi karena saya lupa dengan pertanyaan saya membuat saya berfikir, pasti saya terlihat sangat bodoh saat itu!" katanya lalu tertawa.

Lika-liku saat mencari berita, hingga melihat tulisan berita dengan namanya di angkat, menjadi suatu kebahagiaan tersendiri yang bahkan sampai saat ini bisa membuatnya tersenyum lebar. Semua yang ia inginkan dan harapkan telah terpenuhi, hal ini juga tak luput dari bantuan dari keluarga besar Beritajatim.com.

Dia berharap jika Beritajatim.com bisa tetap terus menyalurkan dan memberikan ilmu kepada anak-anak magang selanjutnya. Dan juga kedepannya beritajatim.com semakin sukses dan menjadi media online yang semakin besar dan semakin dikenal namanya dikancah nasional.

Aviv pun menutup percakapan dengan mengatakan bahwa kini ia semakin yakin bahwa dirinya bisa melakukan apapun yang ingin ia lakuan. Seperti kutipan favoritnya dari film Kungfu Panda 3, ‘if you only do what you can do, you will never be more than who you are now'. [kun]

Tag : magang UM

Komentar

?>