Internasional

Telkomsel Buka GraPARI Kedua di Madinah

Madinah—Telkomsel kembali tingkatkan kapasitas layanan di Arab Saudi dengan menambah gerai layanan GraPARI di Madinah.

Gerai tersebut bertempat di Hotel Millennium Taibah Madinah.

Peresmian gerai kedua Senin, 18 Maret 2019, dihadiri oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli, Presiden Direktur Telkomsel, Ririek Adriansyah, owner PT Kuwais Internasional dan Kuwais, Est. Arab Saudi dan Ketua Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Cabang Madinah.

Dalam sambutannya, Konjen berharap agar gerai layanan yang baru diresmikan ini tidak berorientasi pada keuntungan semata, melainkan menjadi bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan layanan Telkomsel bagi masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Arab Saudi, khususnya jemaah haji dan umrah.

“Kami berharap hadirnya GraPARI Madinah 2 ini dapat menjawab tingginya animo masyarakat terhadap kebutuhan layanan Telkomsel di Arab Saudi,” ucap Konjen.

Konjen menambahkan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah berkomitmen untuk mendukung perusahaan-perusahaan dari Indonesia yang berminat melebarkan sayap usahanya ke Arab Saudi.

Selain dua gerai di Madinah, GraPARI juga lama sebelumnya memiliki gerai di Mekkah.

Sementara, Pelaksana Fungsi Ekonomi-1, Bachtiar, mengatakan peresmian gerai kedua GraPARI di Madinah menandakan layanan jasa komunikasi di Arab Saudi masih terbuka lebar. Hal ini seiring dengan bertambahnya jumlah jemaah umrah dari Indonesia yang tahun lalu mencapai lebih dari 1 juta orang.

Sejauh ini, hanya Telkomsel yang mencoba melakukan upaya penetrasi ke pasar jasa telekomunikasi Arab Saudi.
Perusahaan plat merah yang saat ini memiliki jumlah pelanggan terbesar di tanah air, yaitu 157,4 juta, menawarkan paket telepon dan data dengan harga khusus selama musim haji.

Di sela-sela acara peresmian tersebut diperkenalkan pula aplikasi Haji Pintar yang kini telah dilengkapi dengan fitur panic button sesuai usulan KJRI Jeddah tahun lalu. Fitur tersebut dapat memberikan kemudahan bagi jemaah untuk meminta bantuan atau layanan.

Jemaah cukup menekan ikon bulat berwarna merah pada aplikasi tersebut, secara otomatis dia akan tersambung dengan petugas haji.

KJRI Jeddah selama ini terus berupaya memfasilitasi berbagai agenda pertemuan antara perusahaan tanah air dan persahaan Arab Saudi dalam rangka pejajakan peluang kerja sama. (ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar